Minggu, 12 September 2021 18:58

Sambangi Kost di BTP Makassar, Orang Ini Kaget Temukan Mahasiswi Gantung Diri

Police line dipasang di lokasi penemuan korban gantung diri di BTP, Tamalanrea, Makassar (ist)
Police line dipasang di lokasi penemuan korban gantung diri di BTP, Tamalanrea, Makassar (ist)

Saksi IS mengaku curiga sebab korban tidak menjawab saat pintu kost nya di ketuk berkali-kali. Saat masuk IS kaget bukan kepalang. QS 21 tahun ternyata gantung diri dan segera berteriak meminta tolong

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Seorang Mahasiswi QA (21) nekat mengakhiri nyawanya. Dia ditemukan sudah tidak bernyawa saat temannya IS mengunjungi kamar kost nya di Kompleks BTP, Tamalanrea, Makassar.

Warga seketika geger usai IS (kerabat korban) berteriak meminta pertolongan.

"Tolong, tolong," teriak IS sesaat menemukan QA menggantung disebuah balok kayu di kamar kostnya.

Baca Juga

Mendengar itu satu persatu warga sekitar berdatangan, melihat kondisi QA dan segera menelepon pihak petugas kepolisian Polsek Tamalanrea yang tidak begitu jauh dari lokasi.

Polisi pun tiba di lokasi, IS yang pertama kali menemukan korban kemudian ditanyai. Sembari petugas lainnya memeriksa seisi ruangan termasuk handphone milik korban.

Kepada Polisi IS mengaku awalnya dirinya memang berniat menemui korban, dia awalnya sudah mulai curiga sebab pagar kost tidak terkunci.

Dia pun memutuskan masuk ke area kost dan makin curiga sebab tidak ada jawaban setelah dia mengetuk pintu berkali-kali.

"Saksi lalu berinisiatif membuka pintu dan ternyata tidak terkunci. Saat pintu terbuka. Saksi mengaku menemukan korban terlilit tali seperti orang gantung diri, diapun memastikan kondisi korban dan ternyata sudah tidak bernyawa," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Nurtjahyana kepada awak media, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut hasil identifikasi, kata Iptu Nurtjahyana korban QA merupakan seorang warga asal Kabupaten Pangkep. Dia selama ini terdaftar sebagai Mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Kota Makassar.

Saat diperiksa, Nurtjahyana mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga untuk sementara kasus ini disimpulkan bahwa korban memang melakukan aksi bunuh diri.

Kepolisian pun langsung menghubungi keluarga korban, hanya saja saat mereka tiba. Mereka menolak untuk dilakukan otopsi.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan meminta agar bisa langsung membawa jasad korban ke kampung halamannya untuk disemayamkan," pungkasnya.

Penulis : Hasan
Editor : Muh. Chaidir
#Kriminal Makassar #Kasus Bunuh diri #Mahasiswi Bunuh diri di BTP #Polsek Tamalanrea
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer