Kamis, 22 Oktober 2020 18:13

Peringkat Terakhir Penurunan Angka Stunting di Sulsel, Kadinkes Tator: Baru Ada Persiapan

Penurunan angka stunting di Sulsel.
Penurunan angka stunting di Sulsel.

Kemajuan pelaksanaan rekomendasi hasil analisis situasi pada tahun ini di Tator berjalan belum maksimal karena kondisi pandemi Covid-19.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tana Toraja (Tator) dr Ria Minoltha menjelaskan Tator berada pada peringkat terakhir penurunan angka stunting se-Sulsel karena baru ada persiapan beberapa bulan lalu. Dimana, Tator hanya mendapat skor 28.

"Mereka kan sudah persiapkan dari tahun lalu sedangkan Tator diberikan kesempatan pada saat pertengahan bulan tahun ini," katanya, Kamis (22/10/2020).

Ria juga menjelaskan stunting adalah sebuah kondisi Gagal Tumbuh (Kerdil) akibat gangguan gizi pada 1000HPK. Sementara, proses pelaksanaan penilaian berupa pameran terkait kegiatan konvergensi intervensi penurunan stunting terintegrasi dan pemaparan data/kegiatan yang telah dilakukan.

Baca Juga

"Penyebab pencapaian nilai yang rendah berdasarkan matriks penilaian yang digunakan adalah tidak tersedianya rincian kegiatan masing-masing desa lokus penanganan stunting," jelasnya.

Kata Ria, kemajuan pelaksanaan rekomendasi hasil analisis situasi pada tahun ini di Tator berjalan belum maksimal karena kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, pelaksanaan kegiatan terbatas publikasi/sosialisasi rembuk stunting oleh media yang tidak memungkinkan dipublikasikan.

"Dengan penetapan lokus tahun 2020 yang akan dintervensi tahun 2021. Namun, Pemkab Tator telah mendahului melakukan berbagai intervensi pada tahun berjalan (2020) oleh beberapa OPD terkait dan Lembang Lokus seperti pemberian PMT pada bumil KEK dan balita gizi kurang dan gizi buruk, pemberian bibit tanaman holtikultura dan pangan (telur), pembangunan jamban pada keluarga 1000HPK sebagai sasaran pencegahan dan penurunan angka stuinting," ujarnya.

Ia mengungkapkan hasil penilaian kinerja Pemda Tator mendapat peringkat VI sangat wajar. Karena rentang waktu 4 bulan adalah waktu sangat singkat.

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Jusrianto
#Penanganan Stunting #Dinkes Tator
Berikan Komentar Anda