Peringatan HKN ke-58 di Tator, Mengenang Kembali Wabah Malaria 1968
Dalam kesempatan itu, Rudy mengingatkan bahwa tahun 2019 adalah tahun kelam dunia kesehatan. Dunia menghadapi pandemi Corona.
TATO, PEDOMANMEDIA – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Tana Toraja punya makna tersendiri. HKN menjadi momentum mengenang kembali mewabahnya malaria di tahun 1968.
“Hari ini tanggal 12 November 2022 tepat 58 Tahun hari Kesehatan Nasional selalu dikumandangkan. HKN dirayakan pertama tahun 68. Itu punya histori sendiri karena kita bisa lepas dari wabah malaria pada waktu itu,” kata Kadis Kesehatan Tator Rudy Andilolo, Sabtu (12/11/2022).
Menurut Rudy, sebenarnya berat merayakan HKN tahun ini dengan berbagai pertimbangan. Namun ada catatan panjang tahun 1968 yang harus dikenang agar menjadi pembelajaran bagi semua.
"Tahun 68 ada wabah, maka pada tahun-tahun yang masih segar di pikiran kita masing-masing adalah tahun pandemi Covid. Maka dengan semangat yang luar biasa dan kemampuan gotong royong dari kami semua, kegiatan ini kami laksanakan dengan dasar gotong royong. Kami melibatkan seluruh insan kesehatan, teman-teman sejawat, pemerhati kesehatan, BPJS, bank BNI, bank BRI, bank Sulselbar, mendorong kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Rudhy.
Menurutnya, HKN di Tator dilaksanakan dengan dasar gotong royong. Dan ini disambut animo luar biasa oleh para insan kesehatan.
Ada sedikitnya 600-700 nakes dari puskesmas yang terlibat. Ada dari RS Lakipadada, Sinar Kasih dan lain-lain institusi pendidikan. Rudy memperkirakan ada 800-900 orang yang berkontribusi langsung di dalamnya.
Dalam kesempatan itu, Rudy mengingatkan bahwa tahun 2019 adalah tahun kelam dunia kesehatan.
Dunia menghadapi pandemi Corona.
"Satu dua minggu ini ada kecenderungan kenaikan Covid. Data yang saya lihat ada 20 yang sementara isolasi, 16 yang isolasi di rumah sakit, dan sisanya itu isolasi mandiri. Jadi itu adalah catatan buat kita bahwa ada kecenderungan kenaikan namun tetap waspada,” ujar Rudy.
Namun dalam angka cakupan vaksinasi, Indonesia terbilang prilogresif. Indonesia menjadi pengguna vaksinasi terbesar keempat di dunia.
“Luar biasa perhatian Pemerintah terhadap rakyatnya sehingga boleh dikatakan bahwa kita sudah berada dalam kekebalan komunal. Jadi saya laporkan juga kepada kita semua bahwa untuk dosis 4 adalah kabupaten kita urutan tertinggi di Sulawesi Selatan. Hampir 72% tenaga kesehatan kita sudah di booster 4,” jelas Rudy.
Diungkapkan Rudy, tenaga kesehatan di Tator berjumlah 2.026 orang. Yang terbesar adalah kebidanan dan perawat.
"Dokter ada 172 dengan dokter gigi dari rasio perbandingan populasi kita masih kurang, jadi rasio idealnya 1 dokter untuk Seribu populasi,” terang Rudy
Rudhy mengatakan, setelah kegiatan HKN ini akan ada lomba-lomba oleh Puskesmas. Ada 22 Puskesmas yang akan bertanding.
Kemudian ada pemeriksaan kesehatan telinga, donor darah. Ada pemeriksaan terbuka untuk deteksi dini penyakit gula darah, kolesterol, asam urat dan lain-lain.
Penulis: Nober Salamba
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
