Operasi Lilin 2021, Ombas Harap Pelaksanaan Tugas Lebih Humanis
Ombas mengingatkan tugas ganda dalam penegakan prokes. Ia berharap, pemantauan dilaksanakan dengan ketat.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2021 untuk pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru digelar di halaman Polres Toraja Utara, Kamis (23/12/2021). Apel dipimpin Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang.
Turut hadir Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati Kusuma, Kasdim 1414/Tator Mayor Inf B Selfinus Tangkelangi serta Kacabjari Rantepao. Hadir pula personel dari instansi terkait, Satpol PP dan Dishub Torut.
Bupati Torut Yohanis Bassang mengungkapkan, Operasi Lilin 2021 dilaksanakan dalam rangka memberi rasa aman kepada masyarakat. Operasi ini tak hanya menjalankan penegakan hukum, tapi jug edukasi.
"Tahun ini kita melaksanakan Operasi Lilin dalam suasana pandemi. Karenanya kita juga dituntut berbuat dalam upaya penanggulangan Covid," terang Ombas, sapaan Yohanis Bassang.
Demi mendukung keberhasilan tugas ini, Ombas mengingatkan seluruh stakeholder agar menyiapkan mental dan fisik. Karena operasi akan berlangsung 10 hari dengan berbagai tantangan tugas.
"Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan. Saya harap kita semua siap mengantisipasi kemungkinan terjadinya berbagai gangguan keamanan. Seperti aksi teror dan kriminalitas yang biasanya meningkat saat momentum Natal dan Tahun Baru," ujar Ombas.
Seluruh personel harus melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis. Kata Ombas, petugas juga dituntut memberikan pelayanan terbaik. Edukatif. Mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
"Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindak secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Mantapkan kerja sama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi ini," paparnya.
Ombas juga mengingatkan tugas ganda dalam penegakan prokes. Ia berharap, pemantauan dilaksanakan dengan ketat agar tidak terjadi pelanggaran.
"Terutama pada objek yang menjadi konsentrasi warga. Seperti pusat perbelanjaan dan objek wisata. Harus dikontrol agar ketentuan prokes dipatuhi," imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
