Mantan Kalem Maroson Tator Diusut Dugaan Korupsi Dana Desa, Seklem Buka Suara
Penggunaan dana desa di Maroson banyak kejanggalan. Data lengkapnya telah diserahkan seluruhnya kepada penyidik.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Penyidik Tipikor Polres Tana Toraja tengah penyelidiki dugaan penyelewengan dana desa di Lembang Maroson. Sejumlah pihak telah diperiksa.
Informasi yang dihimpun, dana desa yang diselidiki mulai dari tahun anggaran 2015 hingga 2020. Belum diketahui berapa dugaan potensi kerugian negara.
Sekretaris Lembang (Seklem) Maroson Rante Mangalla membenarkan penyelidikan itu. Ia mengakui ikut diperiksa dalam kasus tersebut.
"Ia benar kami sementara diperiksa polisi terkait dengan penggunaan angaran dana desa tahun 2019/2021. Saya diperiksa sebagai saksi. Untuk infonya lebih jelas silakan hubungi pak mantan lembang karena beliau yang tau semuanya, karena saya saja ditelepon ji sama pak lembang, tidak ada surat resminya," katanya kepada PEDOMANMEDIA, Senin (18/10/2021)..
Rante enggan merinci hasil pemeriksaan itu.
"Cuma seputar itu saja. Saya juga nda tau karena itu kepala lembang yang lama," katanya.
Sementara itu salah satu warga Lembang Maroson mengaku turut melaporkan kasus ini ke Polres Tator. Ia menduga banyak penyimpangan dana desa di masa kalem sebelumnya.
"Saya sudah melaporkan pak ke penegak hukum yakni ke Tipokor Polres Tana Toraja, dan kantor Kejasaan Tana Toraja," ungkap pria yang menolak disebutkan identitasnya itu.
Menurutnya, penggunaan anggaran dana desa di Maroson tak transparan. Ia mengaku memiliki data lengkapnya dan telah diserahkan seluruhnya kepada penyidik.
"Semuanya sudah saya serahkan ke penegak hukum. Karena menurut pengamatan saya ada beberapa yang kegiatannya fiktif. Saya berharap semoga laporan saya ditindaklanjuti oleh penegak hukum," bebernya.
Sampai berita ini tayang belum ada konfirmasi dari mantan Kepala Lembang Maroson Samuel Batto. PEDOMANMEDIA sudah berusaha menghubungi melalui sambungan seluler miliknya. Namun tak direspons.
Penulis: Arianto
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
