Jumat, 12 September 2025 17:06

Volume Penumpang Bandara Toraja Masih Rendah, Butuh Kajian Bersama

Kepala Bandara Toraja Markus Banner Padang dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Toraja, Erick Krystal Sa'pang Ranteallo, melakukan pertemuan guna membahas perkembangan Bandara Toraja.
Kepala Bandara Toraja Markus Banner Padang dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Toraja, Erick Krystal Sa'pang Ranteallo, melakukan pertemuan guna membahas perkembangan Bandara Toraja.

Bandara Toraja disubsidi oleh pemerintah daerah, namun minat pengguna jasa penerbangan masih relatif rendah.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala Bandara Toraja Markus Banner Padang dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Toraja, Erick Krystal Sa'pang Ranteallo, melakukan pertemuan guna membahas berbagai problem yang masih melingkupi Bandara Toraja. Keduanya sepakat harus ada kajian mendalam untuk menemukan solusi. 

"Pentingnya duduk bersama guna memikirkan apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan kepuasan penumpang dan pengguna jasa bandara," kata Eric Kristal di hadapkan sejumlah awak media di Kantor Perhubungan Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 12 September 2025.

Eric Krystal berpendapat Bandara Toraja memerlukan kajian secara akademis untuk memahami secara mendalam masalah yang menyebabkan sehingga bandara kurang diminati penumpang dibandingkan dengan transportasi darat.

Baca Juga

"Banyaknya bus penumpang yang berangkat ke Makassar setiap malam menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih transportasi darat daripada penerbangan. Ini menjadi indikator bahwa ada masalah yang perlu dipecahkan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan jasa penerbangan Bandara Toraja. Oleh karena itu, kita butuh kajian dari akademisi secara mendalam," terang Eric.

Sementara itu, Markus Banner Padang menyatakan bahwa salah satu faktor utama yang menyebabkan Bandara Toraja belum begitu ramai adalah karena perkembangan kepariwisataan di Toraja yang belum maksimal. Ini menunjukkan bahwa peningkatan kepariwisataan dapat berdampak positif pada trafik penumpang bandara.

"Salah satu faktor, perkembangan pariwisata kita belum begitu maksimal sehingga bandara Toraja belum begitu ramai," jelas Markus.

Diketahui, meski maskapai penerbangan di Bandara Toraja disubsidi oleh pemerintah daerah, minat pengguna jasa penerbangan masih relatif rendah. Subsidi ini seharusnya dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan jasa penerbangan, namun hasilnya masih belum sesuai dengan harapan.

Penulis : Gista
Editor : Muh. Syakir
#Bandara Toraja #Dishub Tator
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer