Bupati Torut Beri Bocoran Calon Pejabat: Yang Kompeten, Bukan Penjilat
Tiga komponen ini akan menjadi satu kesatuan untuk memastikan Pemda Toraja Utara memiliki pejabat yang profesional dan dapat diandalkan.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong memberi bocoran calon pejabat yang bakal menduduki jabatan eselon ke depan. Kata Frederik, mereka yang akan jadi pejabat adalah figur yang dipilih secara objektif.
"Ke depannya Pemda Toraja Utara menerapkan sistem meritokrasi, atau menempatkan pejabat yang berprestasi dan berkompeten dalam posisi strategis," terang Frederik saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Torut, Senin (3/3/2025).
Pada kesempatan itu, Frederik turut menyinggung terkait aspek pemerintahan dalam menyusun birokrasi. Menurutnya, meritokrasi adalah sistem yang objektif.
Di mana menempatkan pejabat yang berprestasi dan berkompeten dalam posisi strategis. Hal ini juga kata dia, merupakan implementasi selama mengikuti retret kepala daerah di Akmil, Magelang.
“Oleh-oleh dari Magelang bahwa kita harus menerapkan sistem meritokrasi, artinya teman-teman di BKPSDM harus mulai menyiapkan langkah-langkah yang strategis agar kita bisa membangun sistem ini,” imbau Dedy, sapaanya.
“Sehingga kemudian mutasi dan promosi pejabat nantinya bukan karena unsur suka atau tidak suka, atau ini tim sukses dan ini bukan tim sukses,” sambungnya.
Dijelaskan, pemerintahan Dedy-Andrew (DYLAN) juga akan menerapkan tiga unsur dalam menyusun birokrasi. Pertama adalah kompetensi, atau menempatkan orang yang tepat di tempat yang benar.
Kedua adalah kesesuaian, atau kesesuaian pangkat dan golongan. Dedy tak ingin ada pejabat yang ‘lompat gala’.
“Jangan tiba-tiba ada yang terbang tinggi atau tiba-tiba jatuh dari pohon. Jadi nanti tim penilai akan punya ruang, sehingga kita betul-betul memiliki pejabat yang dapat diandalakan, loyal, dan tidak bergerak sendiri,” ujarnya.
Hal ketiga adalah kesepahaman antara Bupati dan Wakil Bupati. Menurut Dedy ia telah berjuang bersama sehingga ia akan mempertimbangkan setiap masukan dari wakilnya tersebut.
Tiga komponen ini akan menjadi satu kesatuan untuk memastikan Pemda Toraja Utara memiliki pejabat yang profesional dan dapat diandalkan.
“Jadi jangan ada lagi yang dapat jabatan atau naik jabatan karena terlalu bungkuk memberi hormat, terlalu manis dalam bertutur kata, terus jangan lagi ada yang datang ke saya atau ke Pak Wakil hanya untuk meminta jabatan, tidak usah. Karena kami bukan es krim untuk dijilat-jilat," tutupnya.
