PALOPO, PEDOMANMEDIA - Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Kota Palopo menjadi korban penganiayaan. Keduanya mengalami luka cukup serius setelah dibacok tetangganya sendiri.
Syamsuddin (49) dan Subaedah (43) kini menjalani perawatan medis di RS Mega Buana Palopo. Kepala dan pipi keduanya robek akibat sayatan parang.
Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas bilang, kasus tersebut kini ditangani pihaknya. Pelaku bernama Haerul masih dalam pengejaran atau buron.
"Polsek Wara Selatan masih melakukan pencarian terhadap pelaku," ungkapnya kepada awak media, Sabtu (02/01/2021).
Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (01/02/2021) di Kelurahan Binturu, Wara Selatan, Palopo.
Saat itu Haerul dalam kondisi mabuk. Tersinggung lantaran tidak menerima ditegur oleh korban.
"Tak terima ditegur akhirnya pelaku tersinggung. Pelaku pun pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang. Setelah itu pelaku kembali lagi menuju ke rumah korban," terang AKBP Alfian.
Tidak hanya Syamsuddin dan Subaedah, Naufal (18) juga menjadi korban. Padahal dia hanya berniat ingin menolong pamannya.
Naufal juga mengalami luka sobekan cukup serius di bagian dada.
"Jadi pelaku ini usai melukai tiga korbannya langsung melarikan diri dari tempat kejadian," jelas AKBP Alfian.
BERITA TERKAIT
-
Usai Ditahan, 2 Debt Collector SMS Finance Toraja Ajukan RJ
-
Mobil yang Dirampas DC SMS Finance Torut Akhirnya Disita Polisi: Sudah Rusak
-
Polisi: Kasus DC SMS Finance Torut Rampas Mobil Debitur Masuk Gelar Perkara
-
Pemuda Berkebutuhan Khusus di Makassar Dianiaya OTK Viral di Media Sosial
-
Begini Kronologi Pemuda Bulukumba yang Ditusuk Pakai Pisau Dapur Milik Penjual Martabak