Senin, 05 Juni 2023 14:03

Memanas! Massa Pro Bupati Yohanis Bassang Duduki DPRD Torut

Massa pro Bupati Yohanis Bassang duduki DPRD Torut.
Massa pro Bupati Yohanis Bassang duduki DPRD Torut.

Semua ini kata dia menjadi bukti kebijakan Bupati Yohanis yang pro pembangunan.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Toraja Utara berunjuk rasa di gedung DPRD Toraja Utara, Senin (5/6/2023). Mereka menyampaikan dukungan atas sejumlah proyek  infrastruktur yang digulir Bupati Torut Yohanis Bassang.

Yang menarik, salah seorang pengunjuk rasa mengaku dibayar untuk aksi ini. Pengakuan ini ia sampaikan kepada anggota DPRD Torut Julianto Mapaliey.

Saat berlangsung unjuk rasa, Julianto menghampiri salah seorang demonstran. Lalu Jualianto menanyakan siapa di belakang aksi ini dan mereka dibayar berapa?

Baca Juga

"Daeng -daeng berapa dibayarkan kita datang demo," tanya Julianto Mapaliey. Lalu salah satu pendemo menjawab dengan enteng.

"Kami dibayar Rp 50 ribu pak," ujarnya.

Namun ia enggan merinci siapa yang membayarnya.

Untuk diketahui aksi demo hari ini dimotori oleh Aliansi Masyarakat Toraja Utara. Mereka menegaskan dukungan atas berbagai proyek infrastruktur yang telah digulirkan Bupati Yohanis Bassang.

"Masyarakat Toraja Utara mendukung peningkatan mutu kinerja ASN Kabupaten Torut. Kami dukung setiap saat karena pemkab sudah mengevaluasi kinerja setiap SKPD. Bahkan sampai tingkat Lembang dan Kelurahan," ujar Sam Barumbun, Korlap Aliansi Masyarakat Toraja Utara.

Lanjut Sam, masyarakat Torut juga mendukung pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi skala prioritas. Ia lalu mencontohkan, pembangunan dan meningkatkan ruas jalan Sarambu Karua (jalur menuju TPA) termasuk jalur alternatif.

Semua ini kata dia menjadi bukti kebijakan Bupati Yohanis yang pro pembangunan. Selain itu ia juga menyinggung soal pembangunan sejumlah rumah ibadah.

"Metode pembangunan rumah ibadah dan sarana pendukungnya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Torut sudah tepat dan perlu dilanjutkan. Karena itu kami akan terus mengawal kebijakan pemkab," ucap Sam.

Dikatakan Sam, Pemkab Torut telah menjalankan program dengan sangat baik. Salah satunya pembenahan infrastruktur pasar hewan Bolu. Menurutnya, itu sudah tepat. Karena itu adalah objek vital yang menjadi penopang peningkatan perekonomian masyarakat.

"Dan juga merupakan objek wisata yang vital (pasar hewan terbesar di Asia Tenggara)," katanya.

Pengunjuk rasa juga mengaku mendukung pembangunan Alun-alun kota Rantepao. Menurut mereka, alun alun merupakan sarana rekreasi dan permainan anak yang sudah menjadi ikon Torut.

Sam mengatakan, pihaknya juga salut dengan perhatian pemda terhadap kemajuan olahraga daerah. Salah satunya dengan pelaksanaan Bupati Cup.

Menurutnya, ini adalah program terobosan yang memberikan manfaat positif bagi anak-anak usia dini. Lewat turnamen ini, kata Sam, Torut akan melahirkan telenta telenta pesepak bola masa depan. 

"Puluhan tahun tidak pernah ada kegiatan-kegiatan seperti ini. Oleh sebab itu tetap harus dilanjutkan," tandanya.

Terakhir, Sam menyinggung soal kegiatan festival paduan suara yang baru saja dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan itu sangat positif karena di samping sebagai peningkatan sumber daya manusia juga menjadi kegiatan yang berdampak terhadap perekonomian serta pariwisata.

Penulis: Nober Salamba

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Torut
Berikan Komentar Anda