Minggu, 15 Mei 2022 09:55

TOP SEPEKAN: Rusia Bisa Hancurkan NATO Dalam Setengah Jam, Tator Tutup 2 Lokasi Tambang

TOP SEPEKAN: Rusia Bisa Hancurkan NATO Dalam Setengah Jam, Tator Tutup 2 Lokasi Tambang

Tambang yang ditutup di Lembang Sangpolo diketahui dikelola oleh CV Pare Jaya Karya dan di Lembang Rante Limbong oleh PT Garuda Putih.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kepala Badan Antariksa Rusia Roscosmos Dmitry Rogozin melempar ancaman kepada NATO. Ia menyebut jika terjadi perang nuklir, Rusia hanya butuh setengah jam untuk menghancurkan Amerika dan sekutunya (NATO).

Kabar ini menempati rating teratas TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Selain itu ada kabar soal penutupan dua lokasi tambang di Tana Toraja. Kami mengulasnya kembali untuk pembaca.

"Dalam perang nuklir, negara-negara NATO akan dihancurkan oleh kami dalam waktu setengah jam," tulis Rogozin dalam postingan Telegram.

Baca Juga

"Tapi kita tidak boleh membiarkannya, karena konsekuensi dari pertukaran serangan nuklir akan mempengaruhi keadaan Bumi kita," ujarnya.

Seperti dikutip dari IFL Science, Rogozin menyebutkan bahwa Rusia harus mengalahkan musuh yang lebih kuat secara ekonomi dan militer ini dengan cara militer konvensional.

"Kemenangan seperti itu dimungkinkan dengan solidaritas penuh seluruh negara dengan tentara, dengan mobilisasi ekonomi negara, dengan pemindahan kompleks industri militer dan sektor industri terkait Rusia ke pijakan militer. Dan ini harus dilakukan dengan segera dan cepat," ujarnya.

Rogozin memang benar dengan klaimnya bahwa efek perang nuklir akan menghancurkan Bumi. Sebuah studi yang diterbitkan di Environment Magazine pada tahun 2017 menemukan bahwa bahkan perang nuklir skala "kecil" dapat memicu "musim gugur nuklir".

Para peneliti mencatat bahwa penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa satu ledakan nuklir cukup untuk menghancurkan sebuah daerah dengan mengirimkan 5,5 juta ton abu dan jelaga ke stratosfer, menghalangi sinar Matahari, menurunkan suhu dan curah hujan (hingga 80%) di beberapa wilayah di dunia), dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi tanaman selama bertahun-tahun.

Rogozin memang terkenal dengan pernyataannya yang menghasut dan provokatif, terutama sejak invasi Ukraina oleh pasukan Rusia. Selama akhir pekan kemarin misalnya, dia mengancam Elon Musk.

"Dari kesaksian komandan Brigade Marinir ke-36 Angkatan Bersenjata Ukraina yang ditangkap, Kolonel Dmitry Kormyankov, ternyata terminal internet perusahaan satelit Starlink milik Elon Musk dikirim ke militan Batalyon Azov Nazi dan Ukraina. Marinir ke Mariupol dengan helikopter militer," tulis Rogozin di akun Telegramnya.

"Elon Musk, dengan demikian, terlibat dalam memasok pasukan fasis di Ukraina dengan komunikasi militer. Dan untuk ini, Elon, Anda akan dimintai pertanggungjawaban, tidak peduli meskipun Anda berpura-pura bodoh," ujarnya.

Elon Musk lantas menanggapi ancaman itu, bercanda dengan menulis tweet, "jika saya mati dalam keadaan misterius, senang bisa mengenal kalian semua". Tweet ini sampai membuatnya diomeli oleh ibunya, Maye Musk, yang menganggap candaan itu sama sekali tidak lucu.

Tunggu Izin Keluar

Tambang galian C di Lembang Rante Limbong dan Lembang Sangpollo, Kecamatan Kurra resmi ditutup sementara. Tambang ditutup sampai seluruh legalitas yang dipersyaratkan terpenuhi.

Hal ini disampaikan Camat Kurra Yunus Alla' Pongsitandi, Kamis (11/05/2022/).

"Jadi sesuai dengan kesepakatan kami bersama dengan dinas lingkungan hidup setuju bahwa tambang galian C yang ada di sini kita tutup sementara. Sambil kita tunggu seluruh perizinannya selesai," terang Yunus.

Yunus menuturkan, hari Sabtu lalu ia turun bersama dinas lingkuan hidup dan meninjau lokasi. Hasilnya, aktivitas tambang tersebut menyalahi prosedur dan mekanisme administrasi.

"Tidak ada perizinan. Akhirnya kami tegaskan bahwa tambang galian C yang ada di sini untuk sementara waktu kita tutup sambil menunggu pengurusan izin, nanti kalau sudah ada izin baru dilanjutkan," tegas Yunus.

Tambang yang ditutup di Lembang Sangpolo diketahui dikelola oleh CV Pare Jaya Karya dan di Lembang Rante Limbong oleh PT Garuda Putih.

Editor : Muh. Syakir
#Top Sepekan #NATO #Rusia
Berikan Komentar Anda