Selasa, 08 Februari 2022 17:44

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bernilai Rp21 M, Dipasok Via Laut Makassar

Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana memberi keterangan pers terkait pengungkapan kasus narkoba 21 kg.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana memberi keterangan pers terkait pengungkapan kasus narkoba 21 kg.

Narkotika jenis sabu ini dipasok dari Surabaya. Ada 21 kilogram dengan nilai mencapai Rp21 miliar.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar menggagalkan penyelundupan 21 kilogram narkoba jenis sabu yang dipasok via laut. Narkoba ini ditaksasi bernilai lebih dari Rp21 miliar.

"Petugas Polres Pelabuhan telah melakukan pengungkapan narkotika jenis sabu sebanyak 21 kilogram. Kita taksasi nilainya mencapai Rp21 miliar," terang Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dalam keterangan pers di Mapolres Pelabuhan Makassar, Selasa (7/2/2022).

Saat memberi keterangan, Nana didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana, dan Kapolres Pelabuhan AKBP Yudi.

Baca Juga

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus bermula saat anggota Satnarkoba Polres Pelabuhan melakukan patroli dengan memeriksa kapal ekspedisi di Pelabuhan Soekarno Hatta Kota Makassar. Sebuah kapal bermuatan mencurigakan kemudian diperiksa petugas.

"Kapal Kencana Tujuh dari Surabaya tujuan Makassar. Di kapal itu ditemukan 3 dos berisi bahan kristal bening yang diangkut melalui truk. Karena mencurigakan dilakukan pemeriksaan lanjutan," jelas Nana.

Setelah pemeriksaan, akhirnya dipastikan bahwa kristal bening itu adalah narkoba jenis sabu.

"3 dos itu beratnya 21 Kg. Nilainya mencapai Rp21 miliar," ungkap Nana.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, bahwa dalam pengungkapan kasus ini ada dua tersangka yang berhasil diamankan. Tiga  lainnya masih buron.

"Jadi sudah dua diamankan. Mereka sudah tersangka. Mereka masing-masing inisial AA yang membawa barang haram itu sementara BH ini diduga adalah pengedarnya," sebut Nana.

Adapun dua rekan AA yang bertindak sebagai kurir sudah DPO. Satu orang yang merupakan penyuplai yang di Surabaya inisial BR juga sedang dalam perburuan.

"Jadi ada 3 DPO. Ada kurir, pengedar dan penyuplai dari Surabaya," jelasnya.

Nana pun mengaku akan terus mengembangkan kasus ini dengan mengungkap sampai ke akar-akarnya. Ia menegaskan akan menutup semua jalur peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Selatan.

"Jadi terungkapnya kasus ini kami akan optimalkan untuk mengungkap sampai ke akar-akarnya peredaran barang haram ini. Dan kami akan optimalkan juga untuk menindak keras. Semua jalur untuk masuk di Sulsel akan kami tutup," imbuh Nana.

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#Polda Sulsel #Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana #Narkoba
Berikan Komentar Anda