Senin, 07 Februari 2022 10:00

Golkar Dukung Kapolres Tangkap Distributor Pupuk 'Nakal' di Bulukumba

Mentan SYL berkunjung ke Kabupaten Bulukumba akhir pekan kemarin.
Mentan SYL berkunjung ke Kabupaten Bulukumba akhir pekan kemarin.

Asri mendorong pembentukan satgas. Lembaga ini diharapkan memberi pengawasan optimal terhadap distribusi pupuk di daerah.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi B DPRD Bulukumba Asri Jaya ikut menanggapi pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang meminta Kapolres untuk menangkap distributor pupuk 'nakal'. Asri juga mendorong pembentukan segera satgas.

"Saya harap Pak Kapolres respons dengan hal itu. Kalau ada distributor 'nakal', silakan diproses. Saya sangat mendukung," kata legislator Golkar itu, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Ahad (6/2/2022) malam.

Asri mengaku akan mendorong pembentukan satgas atau Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). Lembaga ini diharapkan memberi pengawasan optimal terhadap distribusi pupuk di daerah.

Baca Juga

"Kita akan mendorong Pak Bupati untuk meng-SK-kan itu. Supaya mereka punya tanggung jawab," jelas Asri.

Ia menuturkan satgas KP3 yang terlibat nantinya, diantaranya Kapolres, Dandim, Kejaksaan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yaitu dinas pertanian dan dinas perdagangan.

"Kuota pupuk yang disubsidi pemerintah melalui APBN memang terbatas. Olehnya Pak Kapolres harus tindaki distributor yang 'main-main' dengan pupuk subsidi," jelasnya.

Sebelumnya, Mentan SYL meminta Kapolres untuk menangkap jika ada distributor pupuk 'nakal' di Kabupaten Bulukumba. Mentan SYL benar-benar ingin ada perhatian besar untuk petani.

"Distributor pupuk yang ada di sini. Kalau dia main-main. Tangkap itu Pak Kapolres," kata SYL saat mengunjungi Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

SYL menuturkan pupuk tersebut, bukan langka, tapi memang kurang. Dengan kondisi demikian, tak boleh ada pihak yang memainkannya.

"Kalau bukan petani yang dapat. Main-main kiri, ngak boleh. Tangkap. Saya mau liat Anda punya prestasi dan sampai namamu di Kapolri" tambanya sedikit menantang.

Sementara, Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo mengaku akan mengawal kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian tersebut. Kata Kapolres lagi, pihaknya intens melakukan pengawasan.

"Harus sama-sama kita jaga dan awasi bersama untuk mencapai hasil yang diharapkan. Sebab, akan lebih bagus jika kerja bersama, ada dukungan dan partisipasi dari masyarakat," katanya.

"Apabila masyarakat mendapatkan hal-hal yang tidak sesuai, tolong kami dibantu informasikan," tegas Kapolres menambahkan.

Sekadar diketahui, Kedatangan Mentan SYL untuk meninjau program IP400 dalam rangka swasembada pangan di hamparan sawah Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Mentan ke Bulukumba dengan menggunakan Helikopter dan mendarat di Stadion Mini Bulukumba. Ia disambut Bupati-Wabup Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf serta sejumlah unsur Forkopimda, kemudian beristirahat sejenak sekaligus menyantap siang di cafe Kopi Dari Hati, cafe milik Wabup tersebut.

IP400 merupakan program Kementerian Pertanian terkait cara tanam padi agar bisa panen sebanyak 4 kali dalam setahun.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Mentan Syahrul Yasin Limpo #Satgas Pupuk #Partai Golkar Bulukumba
Berikan Komentar Anda