Rabu, 22 Desember 2021 16:48

Maju di Pemilihan Ketua PPNI RSUD Haji Makassar, Farid: Saya akan Kembalikan Maruah Organisasi

Farid Al Fajrin
Farid Al Fajrin

Meski harus bertarung menghadapi seniornya, Farid optimistis meraih suara signifikan. Ia mengaku mendapat sokongan kuat dari bawah.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Farid Al Fajrin akan maju bertarung pada pemilihan Ketua DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Haji Makassar. Farid berjanji akan membawa PPNI menjadi organisasi yang benar-benar dirasakan kehadirannya.

"Selama ini PPNI RSUD Haji ada, tapi kehadirannya tidak dirasakan oleh anggota. Padahal ini organisasi profesi yang seharusnya memberi manfaat untuk anggotanya," terang Farid kepada PEDOMANMEDIA, Rabu (22/12/2021).

Menurut Farid, keinginannya untuk maju di pemilihan Ketua PPNI RSUD Haji karena beberapa pertimbangan. Pertama, ia ingin merestorasi PPNI menjadi organisasi, bukan sekadar tempat berhimpun, tapi juga melindungi para perawat.

Baca Juga

Kedua, Farid mengaku perihatin. Karena PPNI adalah organisasi dengan jumlah anggota yang cukup besar. Tapi justru selama ini berjalan tidak konsolidatif.

"Roda organisasi lebih banyak vakum. Ini yang menjadi bagian dari visi misi kami ke depan. Menata organisasi agar bisa menemukan maruahnya kembali," papar Farid.

Farid yang juga Bendahara Umum Askot PSSI Kota Makassar juga mengaku akan merestrukturisasi ulang administrasi PPNI. Agar data base keanggotaan bisa dipantau secara online.

Pemilihan Ketua PPNI RSUD Haji Makassar akan digelar, Kamis besok (23/12/2021). Pemilihan akan diikuti dua kandidat. Farid Al Fajri dan Abdul Kadir.

Abdul Kadir adalah salah satu perawat senior di RSUD Haji. Keduanya akan bertarung memperebutkan 290 suara.

Meski harus bertarung menghadapi seniornya, Farid optimistis meraih suara signifikan. Ia mengaku mendapat sokongan kuat dari bawah.

"Saya sudah konsolidasi ke bawah. Ya, saya prediksi ada 50% suara riil yang bisa kami rebut. Sisanya masih 50-50. Saya yakin ini masih memungkinkan direbut, karena visi misi kami jelas," paparnya.

Farid mengajak Abdul Kadir untuk bermain fair. Saling bertarung gagasan.

"Itu yang penting. Kita bertarung ide. Bukan saling menyerang personal. Biarkan para perawat memilih dengan hati nuraninya tanpa ada tekanan," ketus Farid.

Farid sendiri punya visi misi jangka pendek. Menurutnya, jika diberi amanah memimpin PPNI, yang menjadi program prioritasnya adalah menghadirkan sekretariat.

Kata dia, sekian tahun berdiri, PPNI RSUD Haji belum punya sekretariat. Padahal, ini sangat mungkin diadakan.

"Kita hanya butuh membangun komunikasi dengan pihak direksi agar sekretariat bisa diadakan. Saya targetkan itu bisa kita hadirkan di tahun pertama," jelasnya.

Kedua, ia juga akan menata ulang pengelolaan dana iuran anggota secara transparan. Selama ini kata Farid, iuran dibayarkan rutin sekali setahun, akan tetapi tidak ada pertanggungjawaban yang bersifat akuntabel.

"Saya sudah paparkan di visi misi saya bahwa iuran anggota akan saya laporkan setiap 6 bulan sekali. Semua akan kami buka secara transparan. Semua anggota bisa mengakses laporannya. Jadi semua serba terbuka," imbuhnya.

Kepala Bagian Humas RSUD Haji Makassar Muhsin yang dihubungi terpisah via telepon menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan pemilihan ketua PPNI. Menurutnya, PPNI adalah wadah berhimpun bagi perawat. Sehingga kehadirannya akan bernilai positif.

"Terutama dalam membangun profesionalisme kerja perawat. Semoga pemilihan ini menghasilkan ketua yang bisa membawa PPNI lebih baik," kata Muhsin.

Penulis : Hasan
Editor : Muh. Syakir
#PPNI RSUD Haji Makassar #RSUD Haji Makassar #Farid Al Fajrin
Berikan Komentar Anda