Selasa, 21 Desember 2021 08:58

Ini Fokus Pengamanan Nataru di Makassar: Awasi Mal, Bubarkan Kerumunan

Rapat koordinasi jelang pengamanan Nataru di Makassar.
Rapat koordinasi jelang pengamanan Nataru di Makassar.

Pihaknya akan melakukan rekayasa jalan untuk menghindari masyarakat berkerumun masuk kota.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - 2.043 personel gabungan diturunkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kota Makassar. Pengamanan akan fokus mengawasi sejumlah titik vital.

"Ada tiga sasaran utama saat pengamanan menyambut Natal dan pergantian tahun. Fokusnya pada penegakan prokes dan kamtibmas," terang Kapolrestabes Makassar Kombes Withnu Urip Laksana, Senin (20/12/2021).

Disebutkan Withnu, 2.043 personel gabungan ini terdiri atas 1.196 unsur Polrestabes Makassar, 531 personel dari Polda Sulsel, 185 personel dari Pemkot Makassar dan 131 dari TNI. Mereka akan diplot dari 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Baca Juga

"Tiga sasaran utama yang kita amankan itu, pertama, pengamanan saudara kita umat Kristiani melaksanakan ibadah Natal di 31 gereja yang diprioritaskan," jelasnya.

Kedua kata Withnu, masyarakat yang melaksanakan libur Nataru mengunjungi tempat wisata, mal, dan tempat-tempat lainnya. Dan ketiga adalah kegiatan masyarakat yang melakukan aktivitas selama libur.

Pengamanan ini kata dia, berdasarkan instruksi Mendagri terkait tata cara pengamanan di tengah situasi pandemi Covid-19. Sasaran utama pengamanan ini adalah mencegah mobilitas warga yang bisa memicu kerumunan di objek-objek yang berpotensi jadi tempat konsentrasi massa.

"Kami juga memberikan imbauan kepada seluruh pengurus pimpinan gereja agar ibadah Natal ini bisa dilakukan secara hibryd. Secara luring maupun daring. Karena ini juga diatur oleh instruksi Mendagri," imbaunya.

Pihaknya juga akan melakukan pengetatan di tempat-tempat wisata dan hiburan.

"Ada pembatasan, baik itu pembatasan orang maupun pembatasan kapasitas di tempat-tempat tertentu," sebutnya.

Selain itu, lanjut Withnu, pihaknya akan melakukan rekayasa jalan untuk menghindari masyarakat berkerumun masuk ke dalam kota.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, aturan Nataru tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. Perbedaannya hanya terletak pada percepatan vaksinasi untuk mencapai target. Apalagi dengan adanya varian baru yakni Omicron.

"Jangan ditanggapi berlebihan. Kita tidak mau lengah. Kenapa ada pembatasan karena ada disparitas vaksinasi yang terjadi di Kota Makassar yang sudah hampir 80 persen dengan sekitar kota Makassar (daerah lain) baru 40 persen," tegas Danny.

Penulis : Nurjannah
Editor : Muh. Syakir
#Polrestabes Makassar #Wali Kota Makassar Danny Pomanto #Pengamanan Nataru #Nataru
Berikan Komentar Anda