Lahan Parkir Hotel Puri Artha Tator Disorot, Picu Kemacetan
Jika memang lahan parkirnya tak representatif sebaiknya izinnya ditinjau ulang.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Kemacetan parah terjadi di depan Hotel Puri Artha, Tana Toraja akibat parkir kendaraan yang serampangan di badan jalan, Senin siang (20/12/2021). Kemacetan ini memicu protes pengguna jalan.
Dari pantauan PEDOMANMEDIA, di Hotel Puri Artha tengah berlangsung resepsi pernikahan. Puluhan mobil menjejal di badan jalan.
Kendaraan tampak diparkir begitu saja. Tak ada pengaturan sehingga sebagian bahu jalan dipakai memarkir kendaraan. Akibatnya kendaraan yang melintas dari dua arah berlawanan terjebak kemacetan.
Sejumlah pengguna jalan mengeluh. Mereka mempertanyakan kelambanan aparat mengatasi kemacetan itu.
"Mana petugas ini. Kenapa tidak ada yang atur parkir. Waduh...kalau begini kita jadi susah. Ini juga hotel tidak ada lahan parkirnya," ujarnya.
Sementara itu aktivis Tana Toraja Rasid Mappadang saat ditemui di Depot 99 juga ikut geram melihat kemacetan itu. Selain menyoroti aparat, dia juga meminta izin hotel diteliti ulang.
"Soalnya kan ini aneh. Kok ada hotel tidak punya lahan parkir yang memadai. Padahal untuk terbitnya izin yang pertama harus dikaji adalah lahan parkirnya . Apakah representatif atau tidak," terang dia.
Menurut Radis, kemacetan depan Hotel Puri Artha bukan kali ini saja. Setiap ada acara, jalur itu selalu dibuat macet.
"Jadi di sana itu setiap ada acara pasti macet karena pengunjung sebagian parkir kendaraannya di bahu jalan. Jadi saya berharap agar pihak yang berwajib turun tangan, dan meninjau surat izin yang Hotel Puri Artha miliki. Artinya, melihat kondisinya boleh dikata lahan parkirnya memang tidak layak," katanya.
Menurut dia, jika memang lahan parkirnya tak representatif sebaiknya izinnya juga ditinjau ulang.
"Itukan sudah indikasi pelanggaran. Ada izin keluar untuk hotel yang tidak punya lahan parkir standar," imbuhnya.
Sementara itu Kasatlantas Polres Tana Toraja Iptu Ibrahim membenarkan adanya kemacetan di Hotel Puri Artha. Ia mengatakan itu terjadi kendaraan parkir di bahu jalan.
"Kemacetan terjadi karena ada kegiatan di hotel, pengunjung memarkir kendaraannya di bahu jalan karena fasilitas parkir hotel tidak memadai. Tapi sudah kondusif kok. Kalau macet juga, roda berputar ji," katanya.
Menurut Ibrahim, tidak ada teguran. Karena ruang parkir hotel memang tak memadai. Volume kendaraan pengunjung terlalu over, sehingga sebagian parkir di bahu jalan.
"Makanya untuk mengantisipasi kemacetan, kita ploting anggota untuk pengaturan arus lalu lintas. Anggota di lapangan hanya berikan teguran lisan," kata Ibrahim.
