Buka Sidang Penetapan Cagar Budaya Sulsel, Amson Padolo Harap Mampu Rumuskan Masukan
Amson menjelaskan penetapan cagar budaya terlebih dahulu dikonsultasikan dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Pjs Bupati Toraja Utara (Torut) Amson Padolo membuka secara langsung sidang penetapan Cagar Budaya Sulsel di Hotel Luta, Rantepao, Selasa (3/11/2020). Amson berharap dalam sidang ini mampu merumuskan suatu masukan dan menetapkan Toraja sebagai warisan budaya dunia.
"Agar Toraja dapat menjadi salah satu warisan budaya dunia, kami berharap visitasi ini, pengumpulan data ini mampu merumuskan penetapan bahwa kita masuk dalam warisan budaya yang akan di sampaikan ke Unesco," katanya.
Amson menjelaskan penetapan cagar budaya terlebih dahulu dikonsultasikan dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat.
"Sebelum ditetapkan kita merumuskan dulu apa kira-kira konsekuensinya dan karena ini adalah satu keputusan bersama. Saya rasa konsekuensinya itu hampir nihil," ujarnya.
"Kalau itu berhasil itu menjadi kebanggaan kita karena Toraja makin dikenal raja itu mampu menemukan jati dirinya sebagai suku tertua dan suku yang selama ini kita kenal, yang akan semakin dikenal di dunia," harapnya.
Sementara itu, Kadisbudpar Torut Yorry Lasewengan menjelaskan di tahun lalu Pemkab Torut berdasarkan keputusan bupati menetapkan beberapa situs cagar budaya di Torut menjadi cagar budaya kabupaten. Kemudian pihaknya mengusulkan ke provinsi untuk dinaikkan status menjadi cagar budaya provinsi.
"Hari ini Disbudpar Torut memfasilitasi sidang penetapan cagar budaya Provinsi Sulsel. Ini sudah berjalan sejak tahun 96, tapi ada beberapa perubahan kelengkapan data yang perlu dimasukkan," ujarnya.
"Kita berharap warisan budaya lokal ini bisa terus dipelihara, menjadi bagian dari edukasi bagi generasi muda sekaligus juga menjadi pendukung pariwisata di peradaban," pungkasnya.
