Diduga Ada Kejanggalan, Polisi Bongkar Makam Warga Manuju Gowa
Autopsi terhadap jenazah korban merupakan permintaan keluarganya. Keluarga merasa curiga dengan kematiannya.
GOWA, PEDOMANMEDIA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel bersama Polres Gowa dan Polsek Manuju membongkar makam Muh Idris (60) warga Dusun Mangalli, Desa Manuju untuk autopsi, Senin (02/11/2020). Otopsi merupakan permintaan dari keluarganya yang curiga dengan kematian korban yang tergeletak di kebunnya beberapa waktu lalu
Anak korban mengatakan, ayahnya ditemukan tewas tergelatak di kebunnya oleh istrinya bernama Hj Timang beberapa pekan lalu. Kematian korban yang mendadak dan tidak wajar, membuat keluarganya curiga. Apalagi korban kali pertama ditemukan istrinya sudah meninggal dengan tergelatak di tanah dan dipenuhi ulat.
“Saya merasa curiga dengan kematiannya. Keluarga akhirnya meminta polisi melakukan otopsi untuk mencari tahu penyebab kematiannya,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir mengatakan, otopsi terhadap jenazah korban merupakan permintaan keluarganya. Keluarga merasa curiga dengan kematiannya.
Saat ini, pihaknya menunggu perkembangan hasil otopsi untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban .
“Untuk hasilnya kita masih belum tahu. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” pungkasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
