Anggaran Rp10 Miliar Proyek Lanjutan Pembangunan RS Batua
Kondisi bangunan RS Batua dinilai gagal konstruksi, sebab saat ini kondisi dinding bangunan tidak kuat dan beberapa tiang penyangga bangunan bengkok dan tangga yang tidak simetris.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kota Makassar akan melanjutkan pembangunan RS Batua Makassar. Anggaran yang disiapkan Rp10 miliar pada APBD 2022 mendatang.
Plt Kepala Bappeda Pemkot Makassar, Helmi Budiman mengatakan, pembangunan RS Batua telah menjadi prioritas Pemkot untuk direalisasikan dalam menunggu kajian dari para ahli untuk bisa dikerjakan.
"Itu harapan kita bersama untuk diselesaikan. Kita didorong untuk dibahas dan disetujui. Sisa kita melihat kajian para ahli apakah sudah bisa difungsikan atau tidak. Yang jelas anggarannya sudah kita siapkan Rp10 miliar," katanya.
Helmi mengatakan, bangunan RS Batua akan diselesaikan di lantai 1 dan 2.
"Paling tidak lantai 1-2 bisa dimanfaatkan dulu. Karena memang fasilitas kesehatan (faskes) kita masih sangat minim," katanya.
Selain RS Batua, RS Ujung Pandang Baru di jalan Ade Irma Nasution juga akan diselesiakan pada tahun 2022.
"Ujung Pandang Baru juga kita sudah siap untuk lantai 1-2 karena kalau mau sekaligus, butuh anggaran cukup banyak," terang Helmi.
Terkait kasus korupsi pembangunan RS Batua senilai Rp25,5 miliar dari APBD 2018 itu masih terus bergulir. Pemkot Makassar masih menunggu penyelesaian ini hingga selesai.
"Kita akan menunggu permasalahan selesai, kita juga akan mengambil tenaga ahli untuk melihat perspektif hukum dan perspektif di lapangan apakah bisa digunakan. Tapi nanti kita bisa melihat hasil dari tenaga ahli," pungkasnya.
Kondisi bangunan RS Batua dinilai gagal konstruksi, karena saat ini kondisi dinding bangunan tidak kuat dan beberapa tiang penyangga bangunan bengkok dan tangga yang tidak simetris.
RS Batua rencananya akan dibangun 9 lantai dengan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp100 miliat lebih.
