Selasa, 12 Oktober 2021 16:08

Erick Thohir Buka-bukaan Keuntungan Freeport di 2021: Bisa Capai Rp40 T

Keuntungan PT Freeport tahun ini diperkirakan naik jadi Rp40 triliun.
Keuntungan PT Freeport tahun ini diperkirakan naik jadi Rp40 triliun.

Naiknya pendapatan PT Freeport Indonesia juga secara langsung mendongkrak keuntungan. Keuntungan tahun ini bisa naik sampai 4 kali lipat.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan kenaikan pendapatan PT Freeport Indonesia tahun ini. Ia menyebut keuntungan bisa menyentuh Rp40 triliun.

“Catatan kami pertumbuhan pendapatan Freeport meningkat 100 persen. 2020 ada di angka Rp 50 triliun. Sekarang kita estimasi sampai Desember Rp 105 triliun,” jelas dikutip Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Naiknya pendapatan PT Freeport Indonesia juga secara langsung mendongkrak keuntungan. Secara kalkulatif keuntungan tahun ini bisa naik sampai 4 kali lipat.

Baca Juga

"Di mana keuntungan bersih tahun lalu Rp10 triliun. Tahun ini sampai Desember Rp40 triliun. Ada kenaikan yang signifikan,” terang Erick Thohir.

Kenaikan pendapatan ini didorong oleh Inovasi Freeport. Menurutnya, naiknya pendapatan dan keuntungan PT Freeport Indonesia ini terjadi karena ada peningkatan kapasitas produksi Freeport dan peningatan harga tembaga.

Kini, Freeport kembali menambah investasi dengan membangun smelter di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik. Erick Thohir menjelaskan bahwa investasi smelter Freeport Gresik menelan biaya investasi sebesar Rp 42 triliun.

“Yang fungsinya sebagai pemurnian tembaga yang menghasilkan katoda tembaga. Juga fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas, perak dan logam berharga lainnya,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan ekonomi khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Menurut Jokowi, smelter yang akan dibangun ini merupakan yang terbesar di dunia.

"Tadi kita mendapatkan laporan bahwa smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line, terbesar di dunia karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun," kata Jokowi.

"Bayangkan, 1,7 juta ton itu kalau dinaikkan truk yang kecil itu yang biasanya bisa mengangkut 3-4 ton, berarti berapa truk yang akan berjejer di sini. Kalau isinya 3 ton saja, 1 truk kecil itu berarti ada 600.000 truk berjejer di sini bayangkan, ini gede sekali," tuturnya.

Jokowi mengatakan, pembangunan smelter di dalam negeri bertujuan untuk memperkuat hilirisasi industri, khususnya sektor tembaga.

 

Editor : Muh. Syakir
#PT Freeport Indonesia #Menteri BUMN Erick Thohir
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer