Rabu, 06 Oktober 2021 06:36

Thailand-Malaysia Sudah, Indonesia juga Siap Datangkan Obat Corona dari AS

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Thailand dikabarkan telah membeli dalam jumlah ratusan ribu. Disusul Malaysia dan Singapura dalam waktu dekat.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Amerika Serikat baru saja merilis obat terbaru Covid-19. Sejumlah negara Asia telah memesan dalam jumlah besar. Indonesia kabarnya juga tengah melakukan negosiasi.

Obat bernama Molnupiravir ini diklaim sebagai obat oral Corona pertama di dunia. Dari laporan, Thailand dikabarkan telah membeli dalam jumlah ratusan ribu. Disusul Malaysia dan Singapura dalam waktu dekat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui, Indonesia juga dalam tahap rencana pembelian. Namun Molnupiravir tetap akan diuji klinis sebelum diizinkan beredar.

Baca Juga

"Sudah kita approach. Ada rencana pembelian dalam jumlah tertentu tetapi tetap kita butuhkan uji klinis sebagai mekanisme," tutur Budi dalam telekonferensi pers, Senin (4/10/2021).

Seperti beberapa negara Asia Tenggara, Korea Selatan juga telah mengajukan pembelian Molnupiravir untuk 18 ribu orang. Negeri ginseng itu juga berencana akan membeli tambahan dosis untuk 20 orang di tahun 2022.

Diketahui, sebanyak 41,7 miliar won telah diberikan ke Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea untuk membeli perawatan Covid-19 tahun depan. Sementara, biaya untuk membeli obat molnupiravir disebut mencapai 900.000 won per orang atau sekitar 10 juta rupiah.

Meski begitu, para ahli menganggap jumlah dosis yang akan dibeli pemerintah Korea dianggap terlalu sedikit. Pasalnya, perawatan Covid-19 itu sangat penting untuk mendorong tercapainya 'new normal'.

Diketahui, Merck and Co berencana hanya memproduksi dosis untuk 10 juta orang pada akhir tahun ini. Sementara, 1,7 juta dosis sudah dibeli oleh pemerintah AS berdasarkan perjanjian kontrak.

Proses pembelian itu disebut akan diorganisir oleh Pusat Komando Epidemi di Taiwan. Di sisi lain, ia mengatakan bahwa dosis vaksin tetap akan ditambah.

 

Editor : Muh. Syakir
#Obat Corona #Obat Covid-19 Buatan AS #Covid-19
Berikan Komentar Anda