Kepala Bidang Perindustrian Bara Mangiwa
TORUT, PEDOMANMEDIA - Sejumlah program perindutrian Pemkab Toraja Utara (Torut) melalui Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM tidak terealisasi alias gagal total. Alasannya karena pandemi Covid-19.
Kepala Bidang Perindustrian Bara Mangiwa menjelaskan di tahun ini pihaknya hanya melakukan Ramperda.
"Kemarin kita memang ada beberapa program tapi hampir semua tidak terealisasi karena Covid-19. Yang hanya teralisasi itu Ramperda," jelasnya, Selasa (27/10/2020).
Bara mengatakan bahwa ada empat program di bidangnya yang tidak terealisasi. Salah satunya pembinaan kepada pelaku industri.
Ia menambahkan, anggaran yang pihaknya kelola pada bidangnya sebanyak kurang lebih Rp100 juta. Sudah sekitar 50% yang dibelanjakan.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut