Tak Hanya Singapura dan UEA, 4 Negara ini Juga 'Blokir' Indonesia
Hong Kong menutup penerbangan dari Indonesia mulai 23 Juni 2021. Sementara Arab Saudi sejak Februari dan belum membuka gerbang sampai sekarang.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Usai Singapura dan Uni Emirat Arab (UEA), kini bertambah lagi empat negara yang menyatakan menutup pintu penerbangan dari Indonesia. Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang tengah mengganas di Tanah Air.
Satu dari empat negara itu adalah Arab Saudi. Ini adalah ketiga kalinya Saudi 'memblokir' Indonesia sejak pandemi melanda Maret 2020.
Tiga negara lainnya adalah Oman, Taiwan dan Hongkong. Penutupan dimulai sejak hari ini Senin 12 Juli 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Hong Kong menutup penerbangan dari Indonesia mulai 23 Juni 2021. Otoritas Hong Kong memutuskan menyetop penerbangan dari Indonesia lantaran adanya beberapa penumpang yang ditemukan positif Covid-19, berdasarkan hasil tes setelah mendarat di Hong Kong.
Hong Kong bahkan menetapkan Indonesia dalam kategori negara A1 atau berisiko tinggi penularan Covid-19.
Sementara Taiwan bahkan melarang pekerja imigran Indonesia masuk negara itu sejak Desember 2020. Pusat Komando Epidemi Pusat Taiwan (CECC) 4 Desember 2020 mengumumkan keputusan itu diambil berdasarkan angka kasus virus Corona di Indonesia.
Selain itu, Taiwan sempat meragukan kredibilitas hasil tes Covid-19 yang dikeluarkan oleh Indonesia.
Sebelumnya, Taiwan, Hong Kong, dan Arab Saudi sudah lebih dulu menutup gerbang buat Indonesia.
Uni Emirat Arab (UEA) dan Singapura memutuskan menutup seluruh penerbangan warga Indonesia menuju kedua negara itu mulai hari ini dan Senin besok. Penutupan dilakukan tanpa batas waktu.
Nama Indonesia masuk dalam jajaran negara yang dilarang masuk ke Uni Emirat Arab, bersama dengan Aghanistan per 11 Juli 2021 hari ini. Penutupan akses penerbangan dari Indonesia dilakukan setelah melonjaknya kasus Corona di Tanah Air dalam sebulan terakhir.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (10/7/2021), tak hanya bagi traveler asal Indonesia dan Afghanistan, siapa pun yang datang dari kedua negara dalam kurun waktu 14 hari juga tak diperbolehkan masuk ke UEA.
"Penumpang transit dari Indonesia dan Afghanistan juga akan dilarang memasuki negara tersebut. Penerbangan transit yang bepergian ke UEA dan menuju negara-negara ini dibebaskan dari penangguhan," seperti dilansir dari Gulf News.
Tak hanya itu, UEA juga melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia dan Afghanistan, kecuali dengan sejumlah pengecualian mendesak. Meski demikian, penumpang tertentu dibebaskan dari penangguhan dan diizinkan untuk kembali ke UEA dengan beberapa persyaratan.
Sementara itu Singapura juga mengikuti langkah UEA. Singapura mengambil langkah tegas dengan melarang warga Indonesia masuk ke Singapura per tanggal 12 Juli 2021 besok. Langkah ini diambil Gugus Tugas Multi-Kementerian Singapura setelah memantau dengan cermat situasi Covid-19 global demi mengurangi risiko penyebaran virus dari pendatang dan transmisi lokal.
Demikian dikutip dari keterangan resmi Kementerian Kesehatan Singapura, Sabtu (10/7/2021).
"Mengingat situasi yang memburuk di Indonesia, kami akan memperketat tindakan perbatasan kami untuk pendatang dari Indonesia dengan mengurangi izin masuk untuk warga negara atau penduduk tetap non Singapura. Persetujuan masuk dapat dipertimbangkan jika dilakukan penambahan keamanan," bunyi keterangan tersebut.
Kebijakan ini berlaku terhitung mulai 12 Juli 2021. Selain itu, semua pendatang dengan riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 21 hari terakhir juga tidak akan diizinkan transit melalui Singapura.
Saat ini, semua pendatang yang memasuki Singapura dengan riwayat perjalanan terakhir ke Indonesia dalam 21 hari terakhir sebelum keberangkatan ke Singapura harus menunjukkan tes PCR negatif COVID-19 yang valid yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Singapura.
Namun mulai 12 Juli 2021, pendatang tersebut akan diminta untuk menunjukkan tes PCR negatif COVID-19 yang valid yang diambil dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Singapura.
