BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - MS 18, remaja Desa Bonto Matenne, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Senin 5 Juli 2021 kemarin. Ia diduga nekat gantung diri karena tidak dibelikan HP baru.
Kanit Reskrim Polsek Rilau Ale, Aipda Andi Hamka mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara korban nekat menghabisi nyawanya dengan gantung diri karena ponsel miliknya rusak dan tak kunjung diperbaiki.
"Motif sementara memang begitu, korban mengakhiri hidup karena HP-nya rusak dan tak kunjung baik," ujar mantan Kanit Pidum polres Bulukumba ini, Selasa (6/7/2021).
Ditambahkan Andi Hamka, malam sebelum kejadian, HP milik korban sempat dipinjam oleh orang tuanya untuk digunakan sebagai senter karena kondisi rumah gelap, namun saat turun dari tangga rumah HP tersebut jatuh dan rusak.
“Korban lalu marah dan minta dibelikan HP, namun tidak dituruti. Keesokan harinya ditemukanlah korban tewas tergantung diduga gantung diri," ujar Andi Hamka.
BERITA TERKAIT
-
Penjelasan Lengkap Polres Tator Terkait Hasil Autopsi Nelson Turu' Allo
-
Gubernur Sulsel Berikan Tabungan Beasiswa pada 2 Anak yang Ibunya Ditemukan Gantung Diri di Pinrang
-
Pulang Merantau, Pria di Bulukumba Gantung Diri di Kebun Cokelat
-
Polisi Ungkap Tewasnya Pemuda di Bulukumba: Gantung Diri Usai Cekcok dengan Saudaranya
-
Diduga Putus Asa, Pemuda di Bulukumba Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri