TORUT, PEDOMANMEDIA - Camat Rantebua, Kabupaten Toraja Utara Elias M Para'pak mengklaim Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Toarco Jaya ke Kelurahan Bokin tahun 2016 telah terealisasi 100 persen. Dana CSR yang dialokasikan mencapai Rp500 juta.
Elias yang pada saat itu menjabat sebagai Lurah Bokin menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan masyarakat, CSR itu digunakan untuk rabat beton jalan To'sipate sekitar 600 meter.
"Itu sudah terealisasi. Kan mereka sudah serahkan ke pemerintah, pertanggungjawabannya mau dibawa ke mana? Nah setiap hari dia lihat itu raelisasinya," ungkapnya, Minggu (13/6/2021).
Elias mengatakan, rabat beton tersebut dikerjakan langsung oleh masyarakat.
"Bukan saya yang kerja. Saya cuma mengarahkan untuk dikerja disitu. Kemudian sudah lama dikerja itu," katanya.
"Baru itu dia kasih CSR. Seharusnya Toarco Jaya itu, kalau perusahaan besar seperti Toarco setiap tahun harus ada CSR," tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Administrasi PT Toarco Jaya Suwardi menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah berkontribusi banyak terhadap masyarakat sekitar wilayah produksi di perbatasan Rantebua-Buntao' dan Rantebua-Nanggala itu.
"Sejak awal pembukaan tahun 1976, kami membuka lahan, membuka lapangan kerja, bahkan membuka jalan Tombang Kalua' ke Bokin, kita membantu sekolah seperti lapangan dan alat komputer," katanya, Kamis (10/6/2021).
Suwardi yang didampingi oleh dua orang rekannya menyebutkan pihaknya juga telah memberikan bantuan tunai kepada pihak Kelurahan Bokin sebesar Rp500 juta tahun 2016.
Sayangnya, Suwardi tak merinci siapa yang menerima langsung bantuan tersebut.
"Uang itu diserahkan di kantor Kelurahan Bokin. Pada saat itu, juga ada anggota DPRD Alexander Rantetondok, mantan Camat Anton, dan Pak Lurah Elias M Para'pak yang sekarang jadi camat," ungkapnya.
"Uang itu kalo tidak salah untuk perbaikan jalan. Tapi sampai sekarang belum ada laporan pertanggungjawabannnya," tambahnya.
BERITA TERKAIT
-
Polda Sulsel-BNN Diminta Usut Dugaan Aliran Duit Bandar Narkoba Owen ke Bupati Torut
-
Terungkap! Identitas Diduga Bandar Narkoba Pemasok Rp11 M ke Dedy-Andre di Pilkada Torut
-
Ramai Isu Didonaturi Bandar Narkoba di Pilkada Torut, Ini Klarifikasi Bupati Frederik
-
Terbongkar, Dugaan Korupsi Insentif JKN-BOK Pegawai Puskesmas di Torut
-
Bupati Torut Frederik: Saya Pakai Mobil Listrik, Bukan Alphard