TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengajak seluruh pegawai pemerintahan di Torut kenakan pakaian adat Pa Tannun setiap Kamis. Khususnya yang hadir dalam apel agar bersama-sama mengangkat kembali kearifan lokal.
"Mari kita bersama-sama mengangkat kembali kearifan lokal, dimana kita akan mengadakan program Lembang atau Lurah Adat dimana terdapat enam syarat yaitu pakai daun pisang kalau mau makan pada acara rambu tuka' dan rambu solo', nasi ditaruh di dalam baka (bakul), minum tuak dari suke, tuak (ballo) ditaruh di balok-balok dan dipikul kalau ada acara adat tidak pakai jerigen, babi dibulle (dipikul) tama lubaba kalau ada acara adat, tobene (perempuan) ma' sarong ke ma'rombongan, dan anggaran disiapkan 300jt untuk lembang atau lurah yang siap melaksanakan, dimana selama setahun itu akan ada tim pemantau," ungkap Ombas.
Bupati Toraja Utara yang akrab disapa Ombas pun menuturkan bahwa setiap Kamis memakai baju Pa'tannun dimana asli kain tenun Toraja.
"Untuk baju Pa Tannun setiap Kamis, kedepannya wajib memakai kain tenun asli toraja, bukan kain tenun dari luar daerah, agar mengangkat penghasilan pengrajin tenun kita," bebernya.
"Selain itu, melalui kesempatan ini juga saya menyampaikan kepada Dinas Pariwisata untuk mengangkat kembali tarian pagellu yang asli, bukan yang kreasi," tegas Ombas.
BERITA TERKAIT
-
Sekda Torut Salvius Pasang Dituding Tutupi Kasus 70 Siswa Keracunan MBG
-
Warga Pertanyakan Urgensi Pembangunan Terminal Tipe A di Sopai Toraja Utara
-
Pemkab Toraja Utara Sosialisasikan Terminal Sopai: Bakal jadi Pusat AKAP-AKDP
-
Bupati Torut: SK PPPK Terbit Paling Lambat Akhir September 2026
-
Pemkab Toraja Utara Pastikan SK Perpanjangan PPPK Terbit Pekan Ini