TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengancam bakal memecat pendamping bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Dimana, Ombas mendengar isu adanya pendamping PKH yang diduga mengancam mencoret masyarakat penerima PKH karena unsur politik.
"Jangan lagi ada unsur politik, apa lagi mengancam masyarakat penerima PKH akan dicoret karena beda politik, ini saya soroti pedamping PKH," tegas Ombas saat melakukan kunjungan kerja di Lembang To' Rea, Kecamatan Tikala, Rabu (2/6/2021).
Ombas meminta masyarakat untuk melaporkan langsung kepadanya jika ada pendamping PKH yang nakal.
"Saya sampaikan semua bantuan dari pusat itu untuk masyarakat bukan karena politik atau milik siapa-siapa," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini pula Bupati Bassang meminta masyarakat Tikala agar tertib administrasi kependudukan.
"Pemerintah adalah pelayan, jadi ini saya minta agar turun melayani langsung ke masyarakat, terutama soal administrasi kependudukan. Jadi saya tidak mau mendengar lagi ada penduduk Toraja Utara yabg berumur 17 tahun ke atas tidak memilikit KTP," tegasnya lagi.
BERITA TERKAIT
-
Sekda Torut Salvius Pasang Dituding Tutupi Kasus 70 Siswa Keracunan MBG
-
Warga Pertanyakan Urgensi Pembangunan Terminal Tipe A di Sopai Toraja Utara
-
Pemkab Toraja Utara Sosialisasikan Terminal Sopai: Bakal jadi Pusat AKAP-AKDP
-
Bupati Torut: SK PPPK Terbit Paling Lambat Akhir September 2026
-
Pemkab Toraja Utara Pastikan SK Perpanjangan PPPK Terbit Pekan Ini