Kamis, 27 Mei 2021 17:19

Usai Disetop karena Laporan Kematian, Kini BPOM Sebut AstraZeneca Aman

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Di sejumlah negara ditemukan efek pembekuan darah yang menyebabkan kematian. Namun BPOM menegaskan kematian tak terkait vaksin AstraZeneca.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini merekomendasikan vaksin Corona AstraZeneca batch CTMAV547 untuk digunakan kembali. BPOM sempat menyetop vaksin ini karena adanya laporan efek samping serius.

Penghentian ini dilakukan setelah di beberapa negara, AstraZeneca juga disetop. Di sejumlah negara Eropa ditemukam efek pembekuan darah pada pasien yang menyebabkan kematian.

Namun BPOM menegaskan kematian tak terkait dengan pemberian vaksin AstraZeneca. AstraZeneca Batch CTMAV547 memenuhi syarat mutu vaksin dan aman digunakan.

Baca Juga

"Pada tanggal 25 Mei 2021, PPPOMN telah menerbitkan Laporan Pengujian vaksin COVID-19 AstraZeneca bets CTMAV 547 dengan kesimpulan toksisitas abnormal dan sterilitas vaksin COVID-19 AstraZeneca bets CTMAV 547 memenuhi syarat mutu dan aman digunakan," terang BPOM dalam keterangan resmi, Kamis (27/5/2021)

BPOM menulis, berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada keterkaitan antara mutu Vaksin COVID-19 Astrazeneca nomor bets CTMAV547 dengan KIPI yang dilaporkan. Untuk itu, Vaksin COVID-19 AstraZeneca nomor bets CTMAV547 dapat digunakan kembali.

Disebutkan, uji mutu yang sudah dilakukan bertujuan mengetahui ada atau tidaknya keterkaitan mutu produk vaksin dengan laporan KIPI. Khususnya, untuk mengetahui konsistensi mutu vaksin dalam pendistribusian dan penyimpanan terhadap hasil lot release yang telah dilakukan sebelum vaksin diedarkan.

Editor : Muh. Syakir
#Vaksin AstraZeneca #BPOM RI #Vaksin
Berikan Komentar Anda