Minggu, 16 Mei 2021 13:12

Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi KFD

Erick Thohir
Erick Thohir

Erick Thohir memecat seluruh direksi KFD. Ia bilang siapapun yang tidak bisa sejalan dengan core value, silakan berkarier di tempat lain.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD). Langkah ini adalah buntut kasus jual beli antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu, bulan lalu.

Erick Thohir menegaskan tidak bisa memberi toleransi terhadap kasus yang sangat membahayakan keselamatan banyak orang. Pemecatan dianggap sebagai harga yang pantas.

"Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, langkah pemecatatan seluruh direksi KFD harus kami diambil," tegas Erick, Ahad (16/5/2021).

Baca Juga

Menurut Erick, pemecatan ini adalah langkah maksimal yang bisa ditempuh pihaknya. Adapun dalam ranah hukum ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang.

Menurut Erick, BUMN terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan core value yang dicanangkan. Yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Namun, yang terjadi pada kasus Kualanamu dinilai bertentangan dengan core value tersebut.

Bagi siapapun yang tidak bisa sejalan dengan core value, Erick mempersilakannya berkarier di tempat lain.

"Saya nda mau pandang siapa dia. Kalau tidak bisa ya silakan berkarier di tempat lain," tegas Erick.

Erick menjelaskan, kasus ini telah membuat kepercayaan publik menjadi runtuh. Dan risiko ini ditanggung oleh lembaga. Padahal pada dasarnya pelanggaran itu adalah perbuatan oknum.

"Karenanya kita mengambil langkah tegas ini. Agar sebagai perusahaan layanan kesehatan, kita bisa mengembalikan kepercayaan publik. Karena ini hal yang tak bisa ditawar," ketusnya.

Erick menjelaskan, ini bukanlah langkah untuk menghukum. Tapi untuk memastikan seluruh BUMN punya komitmen melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Editor : Muh. Syakir
#Menteri BUMN Erick Thohir #Kimia Farma #Kasus Antigen Bekas
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer