TORUT, PEDOMANMEDIA - Tak lama lagi Kabupaten Toraja Utara (Torut) akan ditumbuhi pohon Tabebuya atau Sakura Indonesia. Dimana, akan ada 500 bibit yang siap ditanam.
Kepala UPT KPH Saddang II Torut Gazali D Ichsan bersama stafnya melakukan penggalian lubang bibit pohon Tabebuya di sepanjang Jalan Poros Rantepao, Kamis (15/10/2020).
Penanaman dimulai dari depan Gedung Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja (BPS Gereja Toraja) hingga Pasar Pagi Rantepao.
Gazali menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penanaman di tengah pembatas jalan karena apabila ditanam di sekitar pinggiran trotoar nantinya merusak pohon Tabebuya tersebut. Kemudian, juga rusak ketika ada pekerjaan proyek trotoar atau pelebaran jalan.
"Hari ini adalah proses pembuatan lubang, untuk penanaman bibit minggu depan direncanakan. Penanaman dilakukan bersama Pemkab Torut," katanya.
Gazali mengungkapkan 500 bibit siap tanam tersebut adalah bantuan dari PT Vale. Tanaman Sakura Indonesia ini susah didapatkan bibitnya dan harganya relatif mahal. Jarak tanam yang digunakan untuk bibit ini adalah empat meter.
Kata Gazali, hal itu dilakukan untuk mendukung Pemkab Torut untuk melakukan penghijauan lingkungan.
"Pohon Tabebuya merupakan tanaman yang tahan terhadap kekeringan sehingga dapat tumbuh dengan baik di wilayah yang beriklim kering. Selain indah dipandang mata tanaman pohon tabebuya ini juga memiliki khasiat seperti bisa menjadi pupuk, obat dan teh herbal," ujarnya.
"Sakura Indonesia jenis ini apabila tumbuh nantinya memiliki daun yang warna kuning sebab jenis pohon Tabebuya memiliki ciri khas warna tersendiri seperti warna kuning, ungu, putih dan pink," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
IMB-Amdal Lalin Bermasalah, Pemkab Torut Segel Sejahtera Mart
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan