Jhony: Dewan Tak Boleh Halangi Pemberantasan Judi Sabung Ayam di Torut
Sabung ayam jika tidak ada judi di dalamnya maka itu kearifan lokal murni. Tapi masalahnya sekarang banyak yang berlindung untuk melegalkan judi.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Praktisi hukum Jhony Paulus angkat suara terkait maraknya judi sabung ayam di Toraja Utara. Ia menegaskan tidak boleh ada pihak yang menghalangi upaya pemberantasan judi sabung ayam. Termasuk DPRD.
"Tidak boleh ada upaya menghalangi itu. Karena itu jelas pelanggaran hukum," ujar Jhony, Kamis (29/4/2021).
Jhony beranggapan, selama ini terjadi kekeliruan di masyarakat. Sabung ayam ini dianggap sebagai budaya dan kearifan lokal.
Kata dia, sabung ayam jika tidak ada judi di dalamnya maka itu kearifan lokal murni. Tapi masalahnya sekarang banyak yang berlindung di balik stigma adat itu untuk melegalkan judi.
"Masalahnya terletak pada judinya. Sabung ayam itu memang sudah menjadi adat. Tapi kalau ada judinya. Tentu harus ditindaki. Karena itu pelanggaran hukum. Makanya keliru kalau ini dianggap provokasi. Karena faktanya kalau pun ada acara kematian, sabung ayam itu banyak dimanfaatkan untuk judi. Bukan lagi adat semata," ujarnya.
Jhony juga menyesalkan adanya anggota DPRD Torut yang terkesan menghalangi upaya pemberantasan penyakit masyarakat ini.
"Inikan nda benar. Ada kesan menghalangi. Sampai berita berita soal judi sabung ayam dianggap sebagai provokasi. Saya juga bingung provokasinya di mana. Padahal faktanya memang ada judi sabung ayam. Jika diberitakan itu memang sudah jadi bagian dari tanggung jaqwab moral media," ketusnya.
Sebaiknya kata Jhony, ini diserahkan kepada kepolisian untuk melakukan penindakan. Dewan tinggal mensuport. Bukan mencari kambing hitam atau menghalangi. Apalagi sampai menuding ada provokasi.
"Nda boleh lah begitu. Dewan justru harus mendukung. Jangan lagi media yang disalah-salahin," pinta Jhony.
Jhony justru memuji BPS Gereja Toraja yang ikut bersuara keras. Menurutnya, tokoh agama dan gereja memang punya tanggung jawab memberi pemahaman kepada masyarakat.
"Karena memang kan ini tanggung jawab bersama. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat larut dalam praktik itu. Bisa menimbulkan dampak sosial yang buruk," imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
