Selasa, 13 April 2021 22:09

Polres Toraja Utara Dinilai Tak Serius Tangani Judi Sabung Ayam

Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Musa Salusu.
Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Musa Salusu.

Judi Sabung ayam dan adu kerbau masih marak terjadi di Toraja Utara. Polres diduga tidak cukup serius menangani masalah tersebut.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Musa Salusu menilai Polres Toraja Utara tidak serius menangani judi. Khususnya judi sabung ayam dan adu kerbau.

"Sebenarnya sesuai dengan undang-undang tidak diizinkan perjudian. Aparat hukum tidak tegas dalam menerapkan undang-undang itu sehingga perjudian itu masih bisa lolos," ungkapnya, Selasa (13/4/2021).

Musa mengatakan bahwa adat dan budaya tidak bisa dijadikan alasan untuk bermain judi didalamnya.

Baca Juga

"Judi tetap judi. Kalau misalnya penegak hukum itu tidak bisa tegas yah disitulah masalahnya," ujarnya.

Berbeda dengan Torut, Musa mengungkapkan di Tana Toraja penegak hukum terutama pihak kepolisian tegas sehingga judi tidak bisa berkeliaran.

"Pernah saya katakan, harusnya Toraja Utara mungkin malu kalau dikatakan belajarlah kepada Tana Toraja mengapa bisa minimalisir di sana," ucapnya.

Musa juga mengatakan bahwa pihak Polres Torut sebenarnya tahu soal adanya sabung ayam, tetapi tidak bertindak tegas.

"Tidak mungkin pihak kepolisian tidak tahu tentang hal ini. Gereja tidak punya senjata. Gereja hanya bisa memberikan himbauan dan bimbingan. Tetapi yang bisa melakukan ketegasan itu pihak pemerintah bersama kepolisian," jelasnya.

"Kita berharap pihak Polres Torut tegas. Kalau tidak mampu, mungkin dia butuh bantuan ke Polda," tambahnya. 

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Muh. Chaidir
#Judi Sabung Ayam #Polres Toraja Utara #Penindakan Judi Sabung Ayam
Berikan Komentar Anda