Cerita Warga Soal Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Penampilan Berubah Pasca Menikah
Nuraeni mengungkapkan pernikahan L dengan istrinya simpang siur.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ketua RT 01, RW 01, Kelurahan Bungaejaya, Kecamatan Bontoala Nuraeni kaget warganya ternyata pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral pada Minggu (28/3/2021) kemarin. Ia menilai kehidupan L pelaku bom bunuh berubah setelah menikah.
Dia menceritakan, pelaku L orangnya sangat agamais dan taat beribadah. Dimana, L mengontrak rumah dan tinggal dengan istrinya di Kelurahan Bungaejaya, Kecamatan Bontoala.
"Setahu saya keluarganya agamais. Dia setiap saat pergi salat pakai juba. Keluarganya pun sangat rajin beribadah mulai dari nenek sampai orang tua. Keluarganya juga rata-rata haji semua," ungkapnya.
Namun ada yang aneh dengan pernikahannya dimana, Nuraeni mengungkapkan pernikahan keduanya simpang siur. Dimana L mempersunting istrinya sekitar 7 bulan yang lalu.
"Menikahnya itu simpang siur, ada bilang di Sudiang, ada yang bilang di Villa Mutiara. . Tetapi yang mengantar itu dipanggil semua sama polisi, ternyata di Villa Mutiara," jelasnya.
"Kalau dari keluarga narahasiakan. Dia menikah tengah malam katanya, makanya orang agak curiga kenapa bisa menikah tengah malam," tambahnya.
Kehidupan setelah menikah, kata Nuraeni, terlihat perubahan di L. Dimana, penampilannya mulai berubah.
"Selama punya istri, saya lihat berubah penampilannya, yang awalnya pake juba dan rambutnya panjang sekarang dicukur, sekarang sudah bagus. Pakaian sudah normal.
"Meskipun begitu ia masih tidak percaya terhadap apa yang dikakukan L dengan tega melakukan bom bunuh diri di Gereja Katedral.
"Tidak ada yang mencurigakan makanya heran orang lihat. Saya juga kaget. Anaknya sopan dan pendiam. Setiap lewat naik motor mappatabe," pungkasnya.
