Muh. Syakir : Senin, 26 Oktober 2026 16:09

PALU, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendapatkan apresiasi dari Program Berani Bedah Rumah dari pemerintah pusat. Apresiasi diberikan dalam bentuk penghargaan sebagai pemenang Terbaik II Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi dalam Kategori Program 3 Juta Rumah.

"Dan sebagai bentuk apresiasi Kemendagri memberikan Dana Insentif sebesar Rp1 miliar dan tambahan kuota bedah rumah sebanyak 250 unit," kata Kepala Dinas Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Akris Fatta Yunus, Senin (26/10/2026).

Ia mengatakan program Berani Bedah Rumah yang digagas oleh Anwar-Reny telah dicanangkan dan dimulai pada tanggal 12 April 2026. Program ini menyasar rumah masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Menurutnya penanganan Berani Bedah Rumah mengalami kenaikan yang cukup signifikan selama 2 tahun kepemimpinan Anwar-Reny. Di mana pada 2025 sebanyak 1.260 unit dan meningkat menjadi 9.034 unit pada tahun 2026.

"Atas pencapaian ini saya menyampaikan terima kasih dan apresisasi kepada seluruh Bupati dan Wali Kota, Kepala Balai P3KP Sulawesi II Kementerian PKP, Kadis Perkimtan Sulteng serta Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi dan Kab/Kota yg telah memberikan perhatian, keseriusan, kerjasama serta kolaborasi yg baik terhadap Program Bedah Rumah ini melalui dukungan anggaran APBD I, APBD II serta APBN," ujar Akris.

Kata Akris pada 2026 Program Berani Bedah Rumah melalui dukungan APBD Provinsi Sulawesi Tengah dimana Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulteng telah melaksanakan pembangunan RTLH menjadi Rumah Layak Huni sebanyak 124 unit, dengan anggaran untuk pembangunan baru sebesar 80 juta per unit, peningkatan kualitas/rehabilitasi dengan anggaran sebesar 35-50 juta per unit serta pembangunan sanitasi MCK dengan anggaran 21-21,5 juta per unit.

"Demikian juga dukungan APBD Pemerintah Kab/Kota untuk Penanganan Program RTLH sebanyak 160 unit serta dukungan APBN melalui Kementerian PKP pada Program BSPS sebanyak 8.750 unit," jelasnya.

Ia mengatakan berdasarkan data pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulteng, dimana jumlah penduduk Sulteng sebanyak 3.189.800 jiwa (1.059.250 KK) yang memiliki rumah sebanyak 736.288 KK/unit dengan tingkat kondisi RTLH sampai dengan pada tahun 2024 (jumlah RTLH 133.833 KK/unit dan angka kemiskinan 11,77%).

"Dan tahun 2025 (jumlah RTLH berkurang menjadi 132.573 KK/unit dan angka kemiskinan turun menjadi 10,92%) serta pada tahun 2026 (jumlah RTLH berkurang menjadi 123.539 KK/unit dan angka kemiskinan turun menjadi 10,46% sumber data BPS periode Maret 2026)," Sebutnya.

Akris menjelaskan program Berani Bedah Rumah pada 2027 mendatang akan terus menjadikan sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk dapat membantu dan memperbaiki rumah masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah yang tidak layak huni.

"Sehingga tetap optimis bahwa dengan berkurangnya jumlah Rumah Tidak Layak Huni akan memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso," ungkapnya.

Penulis : Faizal