JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut pihaknya akan menindak tegas laporan-laporan tentang penyalahgunaan fasilitas oleh oknum anggota TNI.
Hal itu ia sampaikan merespons ramainya kasus rumah dinas oknum TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga digunakan sebagai markas judi online (judol).
“Pokoknya (kalau) ada laporan kita pasti tindak tegas. Kalau kita pasti respons cepat,” ujar Maruli kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (7/10).
Maruli juga menegaskan pihaknya akan merespons cepat dugaan tersebut.
“Kalau kita cepat lah,” tuturnya.
Sebelumnya, terjadi penggerebekan di sebuah rumah dinas TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online pada Minggu (4/10).
Rumah dinas tersebut diduga milik seorang perwira aktif TNI AD yang disewakan kepada para pelaku judol. Penggerebekan dilakukan tim dari Polda Metro Jaya, setelah menerima laporan dari masyarakat.
BERITA TERKAIT
-
Perputaran Duit Judi Online di RI Turun, Kini di Angka Rp286 Triliun
-
Farhan Wanti-wanti ASN Soal Judi: Yang Terlibat tak Ada Toleransi
-
TOP SEPEKAN: Wanita di Maros Dibunuh Pacar, Transaksi Judol di RI Capai Rp900 T
-
PPATK: Perputaran Judi Online di Indonesia Dekati Angka Rp1.000 Triliun
-
DPR Dukung Bareskrim Berantas Markas Judol Jaringan Internasional di Bogor-Tangerang