TATOR, PEDOMANMEDIA— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Makale, Tana Toraja resmi dihentikan sementara setelah ratusan siswanya diduga mengalami keracunan.
Kepala Sekolah SMPN 1 Makale, Yohanis Pakiding menyatakan program MBG dihentikan sejak peristiwa Kamis (3/9/2026) lalu.
"Kejadiannya Kamis. Sejak itu MBG mulai disetop," kata Yohanis kepada PEDOMANMEDIA_via telepon, Senin (7/9/2026).
Menurut Yohanis, sebelumnya ada 1.009 siswa dan 70 guru yang menerima MBG di sekolah tersebut.
"Dari 1.009 siswa penerima MBG, ada 141 siswa mengalami dugaan keracunan dan dilarikan ke beberapa rumah sakit," ujar Yohanis.
Ia menyebut hingga Senin ini, masih ada 14 siswa yang menjalani rawat inap.
"Kejadiannya kan Kamis (3/9). 141 siswa dilarikan ke rumah sakit. Sekarang masih ada 14 siswa dirawat inap," terang Yohanis.
Dihentikannya MBG dilakukan sebagai langkah kehati-hatian sambil menunggu hasil investigasi dari Dinas Kesehatan dan pihak terkait penyebab pasti keracunan.
Pihak sekolah berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan siswa bisa kembali menerima MBG dengan aman.
BERITA TERKAIT
-
Banyak Kasus Keracunan, Pemerintah akan Benahi Tata Kelola MBG
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp38 Triliun, Diharap Lebih Tepat Sasaran
-
DPRD Toraja Utara Panggil Pengelola SPPG, Buntut 63 Siswa-Guru Keracunan MBG
-
Soal Puluhan Siswa-Guru di Torut Keracunan MBG, Sekda Salvius Masih Irit Bicara
-
Buntut Ratusan Siswa Keracunan di Tator, Pengelola SPPG Batupapan Louce Cristiana Minta Maaf