Sabtu, 10 Oktober 2026 08:03

Soal Puluhan Siswa-Guru di Torut Keracunan MBG, Sekda Salvius Masih Irit Bicara

Soal Puluhan Siswa-Guru di Torut Keracunan MBG, Sekda Salvius Masih Irit Bicara

Salvius dinilai tidak transparan dalam penanganan informasi publik terkait program strategis nasional tersebut.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang akhirnya buka suara terkait dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami puluhan siswa dan guru di SMAN 3 Toraja Utara, Jumat, 10 Oktober 2026. Menurut Salvius, total 63 orang siswa dan guru yang mendapat pertolongan kesehatan di Puskesmas Pangli karena diduga keracunan MBG.

"Ibu Kapus (Kepala Puskesmas) bilang yang 63 orang," jawab Salvius Pasang kepada PEDOMANMEDIA via telepon, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Namun Salvius memilih irit bicara terkait kasus keracunan MBG tersebut.

Baca Juga

Ditanya wartawan apakah dari 63 orang yang mendapat pertolongan di Puskesmas Pangli tersebut ada yang harus rawat inap, dirinya belum memberikan keterangan lebih rinci.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 70 siswa dan guru SMAN 3 Rantepao diduga mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG dari SPPG Pallawa.

Hingga kini, Dinas Kesehatan Toraja Utara dan pihak SPPG Pallawa belum membeberkan hasil uji laboratorium sampel makanan.

Salvius Pasang dituding berupaya menutupi kejadian dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami siswa dan guru di SMAN 3 Toraja Utara. Sebagai Sekda, Salvius merupakan pimpinan birokrasi tertinggi di daerah yang mengkoordinasikan perangkat daerah dan memastikan kebijakan Program MBG berjalan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Namun setelah adanya informasi keracunan siswa di sekolah tersebut, tidak ada keterangan resmi dari pemerintah daerah. Sekda Salvius Pasang dikabarkan bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi.

Salvius dinilai tidak transparan dalam penanganan informasi publik terkait program strategis nasional tersebut.

"Pak Sekda harus buka data yang real, jangan malahan berupaya menutupi kejadian tersebut," ujar sejumlah warga di Rantepao.

Siswa Mengeluh Mual dan Muntah

Sebanyak 74 siswa dan guru di SMAN 3 Kabupaten Toraja Utara (Torut) diduga keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Mereka mengeluh mengalami gangguan perencanaan.

Kepala SMAN 3 Toraja Utara, Lukas Tandibadoang mengatakan, para siswa dan guru diduga keracunan pada Kamis (8/10) sekitar pukul 10.00 Wita. Para siswa dan guru mengeluh sakit perut, mual, dan muntah.

Lukas mengklaim siswa dan guru mengeluh mual dan muntah sehari setelah menyantap MBG. Dia berdalih MBG belum disajikan pada hari siswa dan guru diduga mengalami keracunan massal.

"Kita belum pastikan keracunan MBG karena mereka belum konsumsi menu MBG hari itu. Kejadiannya kan jam 10.00 Wita, waktu itu MBG belum diantarkan karena jadwal kita di sini sekitar jam 12.00 Wita. Hanya saja kejadiannya massal," ungkapnya.

 

Penulis : Gista
Editor : Muh. Syakir
#Sekda Torut Salvius Pasang #Siswa Keracunan MBG
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer