GORONTALO, PEDOMANMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, bersama General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (1/9).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi PLN untuk mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan serta rencana pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah tersebut.
Dalam audiensi tersebut, PLN UIP Sulawesi menyampaikan perkembangan Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 30 MVA yang telah mencapai progres 100 persen. Sebelumnya, pada 31 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA, PLN berhasil melakukan energize Trafo Bay 30 MVA sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan di Gorontalo.
PLN juga menyampaikan perkembangan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Incomer 1 PHI Pelanggan PT BJA Marisa–Moutong yang tengah memasuki tahap persiapan pembangunan. Saat ini, PLN terus melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menuntaskan proses pengadaan lahan pada sejumlah titik sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kesempatan untuk berdiskusi mengenai perkembangan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Gorontalo sekaligus rencana pengembangannya ke depan. Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo terus terjaga, khususnya dalam berbagai tahapan yang membutuhkan koordinasi dan dukungan sesuai kewenangan masing-masing”, ujar Aditya.
Ke depan, PLN juga merencanakan pengembangan jaringan transmisi yang masuk dalam RUPTL 2027, di antaranya SUTT 150 kV Molibagu–Gorontalo Baru/Bontopingge dan SUTT 150 kV Tutuyan–Molibagu. Pengembangan jaringan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Gorontalo dan sekitarnya.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dilakukan PLN dalam mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di daerah.
“Kami menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dilakukan PLN. Pemerintah Provinsi Gorontalo pada prinsipnya siap berkoordinasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Kami berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo”, tutur Gusnar.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UIP Sulawesi untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur transmisi serta gardu induk, PLN berupaya menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal guna mendukung kebutuhan masyarakat, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
BERITA TERKAIT
-
PLN UIP Sulawesi-Kejati Gorontalo Perkuat Sinergi, Dukung Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan
-
Tuntas 9 Bulan Lebih Cepat, PLN Tambah Kapasitas 30 MVA Perkuat Keandalan Listrik Gorontalo
-
Hadapi Kekeringan-Kebakaran, PLN UIP Sulawesi Gelar Simulasi Tanggap Darurat di Tallo Makassar
-
PLN-Kejaksaan Teken Kerja Sama Pengawalan Hukum Proyek Ketenagalistrikan di Sulsel
-
Program TJSL PLN Dorong Produktivitas, Nilai Panen KWT Wulasi Mandiri Naik Dua Kali Lipat