JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Gembong narkoba Kampung Bahari, Jakarta Utara, Muhammad Ridwan alias Bos Gendut ditangkap tim gabungan BNN-Polri dalam operasi besar-besaran kemarin. Bos Gendut ditangkap saat menjalani proses sedot lemak di sebuah salon kecantikan di Jakarta.
“Betul (ditangkap saat sedot lemak di salon kecantikan),” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan saat dikonfirmasi, Jumat (14/8).
Berdasarkan video yang diterima, Bos Gendut terlihat tengah berbaring di atas kasur salon kecantikan untuk menjalani tindakan sedot lemak. Dia tampak mengenakan pakaian operasi berwarna merah muda.
Dalam video tersebut, pria yang disebut Bos Gendut itu terlihat memiliki rambut agak ikal dan berkumis. Tubuhnya tampak sedikit gempal.
Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas juga menyita 98 kilogram sabu, senjata api beserta peluru, samurai, emas batangan, uang tunai Rp1,277 miliar, serta aset senilai sekitar Rp39,950 miliar. Polisi turut mengamankan sejumlah kendaraan dan barang elektronik.
Penggerebekan tersebut sempat berdampak pada perjalanan Commuter Line Tanjung Priok. Total keterlambatan tercatat sekitar 90 menit. Operasi tersebut juga mendapat dukungan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
BERITA TERKAIT
-
BNN: Masih Ada Gembong Narkoba Diburu di Kampung Bahari Jakut
-
BNN Gerebek Kampung Bahari, Gembong Narkoba Ditangkap
-
Program BNN Cegah Penyalahgunaan Narkoba, dari Ketahanan Keluarga hingga Sekolah
-
Ternyata Mengandung Narkotika, BNN Minta Penggunaan Vape Diatur di RUU Narkotika
-
Polda Sulsel-BNN Diminta Usut Dugaan Aliran Duit Bandar Narkoba Owen ke Bupati Torut