Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Laut Pakistan
Sebelumnya, pesawat itu dioperasikan sebagai pesawat penumpang sebelum dimodifikasi menjadi pesawat kargo pada tahun 2012 silam.
KARACHI, PEDOMANMEDIA - Sebuah pesawat Boeing 737 di Pakistan dilaporkan hilang kontak. Pesawat itu diduga jatuh ke laut.
Pesawat Boeing 737 yang dioperasikan oleh maskapai kargo K2 Airways tersebut dilaporkan hilang kontak pada Selasa (7/7) malam. Otoritas Pakistan telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan terkoordinasi di laut yang melibatkan berbagai instansi untuk mencari pesawat yang hilang tersebut.
Pesawat itu diketahui mengudara dari Sharjah di Uni Emirat Arab dengan tujuan akhir ke Karachi di ujung selatan Pakistan. Otoritas penerbangan Pakistan menyebut pesawat itu membawa lima orang awak.
Menurut layanan pelacakan penerbangan Flightradar24, seperti dilansir The Guardian, Rabu (8/7/2026), pesawat itu kemungkinan jatuh ke lautan di sebelah barat daya Karachi, setelah mengalami serangkaian perubahan ketinggian yang tajam, yang disusul oleh penurunan ketinggian yang curam di tahap akhir penerbangan.
Pesawat Sempat Alami Masalah
Menurut keterangan otoritas bandara Pakistan, pesawat kargo itu sempat melaporkan adanya masalah pada sistem navigasi pada Selasa (7/7) malam sekitar pukul 21.18 waktu setempat, ketika sedang mengudara ke Karachi.
Operator lalu lintas udara (ATC) kemudian berupaya memandu pesawat tersebut, namun sekitar tiga menit kemudian, atau pada pukul 21.21 waktu setempat, sistem radar menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian dengan cepat dan mengubah arah secara tajam, lalu komunikasi terputus.
Pesawat itu tercatat terakhir berada di lokasi berjarak sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi saat hilang kontak. Laporan Gulf News menyebutkan bahwa pesawat kargo tersebut hilang kontak di atas Laut Arab, sebelah barat Karachi.
Data pelacakan Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian drastis sekitar 5.000 kaki (1.524 meter) dalam waktu kurang dari satu menit, lalu naik kembali setinggi 6.000 kaki (1.828 meter) dalam 30 detik, sebelum akhirnya menukik tajam dari ketinggian 36.550 kaki (11.140 meter).
Titik data terakhir yang tercatat menunjukkan posisi pesawat pada ketinggian 1.100 kaki (335 meter) di atas permukaan laut, dengan kecepatan penurunan vertikal minus 22.400 kaki (6.827 meter) per menit -- sekitar 400 kilometer per jam -- yang merupakan laju penurunan ketinggian yang sangat curam dan tidak wajar.
Flightradar24 menyatakan bahwa data pelacakan yang tersedia mengindikasikan "kemungkinan kecelakaan". sembari mencatat bahwa pesawat mengalami gangguan Global Navigation Satellite System (GNSS) tak lama setelah lepas landas dari Sharjah yang mempengaruhi akurasi pelacakan.
Menurut catatan, pesawat Boeing 737 yang hilang itu dirakit tahun 1999. Sebelumnya, pesawat itu dioperasikan sebagai pesawat penumpang sebelum dimodifikasi menjadi pesawat kargo pada tahun 2012 silam.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
