Kamis, 28 Mei 2026 20:50

Rontok! Rupiah Kian Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Rontok! Rupiah Kian Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Meski rupiah melemah, pasar obligasi masih menunjukkan kondisi yang relatif terkendali.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (28/5). Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis pagi pukul 09:21, rupiah berada di level Rp 17.859 per dolar AS, melemah 58 poin atau 0,33 persen.

Ini merupakan rekor terbaru terburuk sepanjang masa (all time low) bagi rupiah di tengah ketidakpastian perang AS dan Iran dan kondisi APBN.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan rupiah belum menjadi ancaman bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meski demikian, dia memastikan pemerintah sudah memperhitungkan skenario pelemahan nilai tukar sejak awal, asumsi kurs juga telah dihitung bersamaan dengan simulasi harga minyak dunia yang lebih tinggi.

Baca Juga

“Kita udah hitung. Pada waktu simulasi USD 102 per barel itu asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan,” ujarnya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (27/5).

Purbaya menegaskan kondisi tersebut belum mengharuskan pemerintah melakukan perhitungan ulang terhadap APBN. Menurut dia, terdapat faktor lain yang ikut menahan tekanan di pasar keuangan, salah satunya pergerakan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah.

Meski rupiah melemah, pasar obligasi masih menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. Hal itu didukung langkah pemerintah dan berbagai pihak yang menjaga stabilitas pasar sehingga gejolak tidak semakin dalam.

“Jadi enggak ada masalah. Saya enggak harus hitung ulang APBN-nya. Walaupun rupiah melemah, kan pertumbuhan yield bond-nya turun,” kata dia.

 

Editor : Muh. Syakir
#Rupiah Melemah #Rupiah
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer