Kamis, 23 Juli 2026 09:36

Ketua DPRD Bone Dilapor Aniaya Staf, Korban: Saya Disiram, Dilempar Botol Lombok

Ketua DPRD Bone Dilapor Aniaya Staf, Korban: Saya Disiram, Dilempar Botol Lombok

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan membenarkan laporan tersebut. Dia menyampaikan bahwa korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Bone.

BONE, PEDOMANMEDIA - Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong dilaporkan atas dugaan penganiayaan oleh staf Sekretariat DPRD bernama Yuli Nofita Sari (29). Andi Tenri dilapor ke Polres Bone, malam tadi.

"Iya betul, saya laporkan soal penganiayaan," ujar Yuli, Rabu (22/7/2026).

Laporan Yuli teregistrasi dengan nomor: STTLP/450/VII/2026/SPKT/RES BONE/POLDA SULSEL. Dalam laporannya korban menuturkan, dirinya awalnya dipanggil oleh Ketua DPRD Bone untuk datang ke kantin.

Setelah sampai di kantin, ia mengaku mendapat perlakuan kasar. Ia dilempar dengan bosara kue. 

"Ketua DPRD Bone memanggil saya ke kantin. Setelah sampai di kantin, satu bosara kue dihamburkan ke muka saya, kemudian saya disiram air di muka, dilempar botol, dan dilempar botol lombok," sebutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan membenarkan laporan tersebut. Dia menyampaikan bahwa korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Bone.

"Sudah masuk laporannya. Laporannya sekaitan penganiayaan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang PPPK paruh waktu bernama Yuli Nofita Sari. Penganiayaan dilakukan diduga lantaran persoalan kue yang tidak dibawakan.

"Satu bosara kue na lempar dimukaku, nalemparka air, nalemparka botol lombok, padahal tidak ada salahku. Begitu ga namanya Ketua DPRD," ujar Yuli, Rabu (22/7).

Peristiwa itu terjadi di kantin DPRD Bone, pada Rabu (22/7) siang. Yuli yang merupakan Staf Bagian Umum DPRD Bone mengaku telah menyiapkan kue sesuai perintah Ketua DPRD Bone.

"Awalnya minta kue, baru dari maka ambilkan kue langsung kusediakan karena ada dua tamunya. Satu mau disediakan di launch, kemudian dia teleponka lagi kalau ada tamunya, saya bilang adaji kuenya karena sudah dibagi dua," sebutnya.

"Berselang beberapa saat saya kembali ke ruangan. Baru dipanggilka sama ibu ketua ke kantin. Pas sampai ka di kantin, itu kue satu bosara langsung nalempar semua di muka ku, satu botol air disiramkanka, dilemparka botol lombok, manusia ga kalau begitu," lanjutnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Ketua DPRD Bone
Berikan Komentar Anda