Rostika Bersyukur, Operasi Kuret hingga Usus Buntu Anak Ditanggung JKN
Melalui pengalaman yang dirasakannya, Rostika berharap agar pelayanan yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
TORUT, PEDOMANMEDIA — Rostika Membunga (38), warga asal Bokin, Kabupaten Toraja Utara saat ini tengah menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi kuret di Rumah Sakit Elim Rantepao pada Kamis (26/03).
”Saya masuk ke rumah sakit itu pada Selasa sore. Awalnya saya mengalami pendarahan di usia kandungan menginjak satu bulan lebih. Tentunya kondisi itu membuat saya panik takut terjadi sesuatu dengan kandungan saya. Namun, setelah diperiksa dokter, ternyata sudah tidak bisa dipertahankan sehingga harus dikuretase,” ceritanya.
Setelah menjalani tindakan medis, Rostika mengaku kondisinya kini berangsur membaik. Ia juga menyampaikan rasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Menurutnya, tenaga medis memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional sejak awal masuk hingga saat ini.
“Pelayanannya sangat bagus, saya dilayani dengan cepat dan baik. Dari awal sampai selesai operasi semuanya berjalan lancar. Tak ada perbedaan meski pakai kartu JKN,” tambahnya.
Sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Rostika mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh biaya pengobatan yang dijalaninya ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Hal ini membuat dirinya dan keluarga tidak perlu terbebani oleh biaya operasi.
"Puji tuhan seluruh biaya operasi ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Jadi saya dan suami tidak perlu khawatir mengenai masalah biaya,” ungkapnya.
Tak sampai disitu. Ia menceritakan bagaiman Program JKN telah banyak membantu keluarga kecilnya, salah satunya ketika anaknya harus dirawat karena menderita usus buntu.
“Program dari BPJS Kesehatan ini sudah sering membantu keluarga saya seperti waktu anak saya harus dioperasi karena usus buntu dan tentunya tidak ada biaya sama sekali yang saya keluarkan karena sudah dijamin BPJS Kesehatan,” ceritanya.
Menurut Rostika, keberadaan Program JKN sangat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan medis segera. Ia menilai program ini memberikan rasa aman karena masyarakat tidak perlu lagi menunda pengobatan akibat keterbatasan biaya.
“Dengan adanya JKN, kami jadi tidak takut lagi untuk berobat. Kalau ada keluhan, bisa langsung ke fasilitas kesehatan tanpa memikirkan biaya,” katanya.
Melalui pengalaman yang dirasakannya, Rostika berharap agar pelayanan yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Program JKN sebagai bentuk perlindungan kesehatan.
“Saya berharap pelayanannya tetap seperti ini, bahkan bisa lebih baik lagi. Untuk masyarakat, jangan ragu pakai JKN karena sangat membantu,” tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
