Muh. Syakir : Kamis, 08 Oktober 2020 13:11
Airlangga Hartarto

JAKARTA, PEDOMANMEDIA -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuding gelombang unjuk rasa menentang UU Omnibus Law adalah aksi bayaran. Ia menyebut ada aktor di belakang masifnya penolakan di tanah air.

"Sebetulnya pemerintah tahu siapa behind demo itu. Kita tahu siapa yang menggerakkan, kita tahu siapa sponsornya. Kita tahu siapa yang membiayainya," ucap Airlangga dikutip dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Kamis (8/10/2020).

Airlangga mengatakan aktor intelektual

di belakang aksi itu adalah orang orang yang punya ego sektoral. Mereka tidak memikirkan kepentingan masyarakat yang turun ke jalan dan rentan tertular Corona.

"Inikan masa pandemi. Masih dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jadi kami minta petugas untuk menindak para pendemo sesuai dengan aturan PSBB," jelasnya.

Airlangga mengatakan, aktor yang menggerakkan massa itu berada di belakang layar. Mereka aman aman saja karena tidak turun ke jalan. Tetapi masyarakat yang berunjuk rasa ini menerima risiko paling tinggi.

Namun Airlangga tak merinci identitas aktor di belakang layar yang ia maksud. Ia hanya mengingatkan bahwa ada bahaya besar yang mengintai jika aksi massa ini terus berlanjut.

"Pandemi belum berakhir. Kita tentu tahu bahaya apa yang bisa dialami jika massa terus berkumpul," tutupnya.