WAJO, PEDOMANMEDIA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Andi Muh Rasyadi, bersama Anggota DPRD Andi Tri Sakti dan Ibnu Hajar menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Belawa, Selasa (10/2/2026). Kehadiran unsur pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Wajo ini menjadi penegasan komitmen legislatif dalam mengawal arah pembangunan agar tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.
Musrenbang yang dibuka langsung Bupati Wajo, Andi Rosman, turut dihadiri Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin, jajaran kepala OPD, Camat Belawa, unsur Forkopincam, para kepala desa, serta tokoh masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan skala prioritas pembangunan tahun mendatang.
Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Muh Rasyadi, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi momentum menyelaraskan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah daerah. DPRD akan mengawal agar setiap usulan prioritas benar-benar terakomodasi dalam RKPD dan pembahasan anggaran,” ujarnya.
Menurut politisi PKB itu, pembangunan yang efektif hanya dapat terwujud jika terdapat sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif, serta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan.
Senada dengan itu, Sekretaris Komisi I DPRD Wajo, Ibnu Hajar, menekankan pentingnya transparansi dan konsistensi dalam menindaklanjuti hasil Musrenbang. Politisi Gerindra itu menyebut, aspirasi yang telah dihimpun harus memiliki arah penyelesaian yang jelas dan terukur.
“Kami ingin setiap usulan tidak berhenti di forum diskusi. Harus ada tindak lanjut konkret, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan. Pengawalan ini bagian dari fungsi pengawasan DPRD,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Wajo, Andi Tri Sakti, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Politisi Partai Demokrat itu berharap seluruh program yang diusulkan dapat selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Wajo.
“Sinkronisasi dengan RPJMD penting agar arah pembangunan tetap terukur, tidak tumpang tindih, dan berkelanjutan,” jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Legislator Wajo Herman Arif Serahkan Alsintan untuk Petani Pitumpanua
-
Legislator PKB Wajo Mustarin Reses di Tobarakka, Diminta Perjuangkan UMKM-PIP
-
Warga Pammana Curhat ke Rahman Rahim: Jalan Rusak Bertahun-tahun-Sampah Numpuk
-
Reses di Awota Wajo, Legislator Demokrat Andi Sariful Panen Aspirasi
-
Warga Wajo Keluhkan Harga LPG Melonjak, DPRD Ungkap Kongkalikong di Rantai Distribusi