Akses JKN Tanpa Batas Melalui BPJS Online di Lembang Ratte
Dengan adanya BPJS Online di Puskesmas Ratte, warga Lembang Ratte kini tidak perlu lagi terbebani oleh jarak dan medan yang berat untuk mendapatkan layanan administrasi JKN.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Online untuk menjangkau hingga ke pelosok wilayah terpencil. Layanan berbasis digital ini kini juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Lembang Ratte, Kecamatan Masanda, Kabupaten Tana Toraja, Rabu (13/08).
Lembang Ratte merupakan salah satu wilayah di Tana Toraja dengan akses yang cukup sulit dijangkau. Letaknya berada di kawasan pegunungan dengan jalan yang curam, sempit, dan berliku-liku. Perjalanan menuju Puskesmas Ratte yang merupakan fasilitas kesehatan yang menjadi pusat layanan bagi warga setempat memakan waktu lebih dari satu jam dari Kantor BPJS Kesehatan Cabang Makale.
Kondisi medan seperti ini kerap menjadi tantangan besar bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi JKN ke pusat kota.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Natalia Panggelo, menjelaskan bahwa layanan BPJS Online hadir sebagai solusi bagi peserta yang terkendala akses geografis dan jarak, sehingga tetap bisa mendapatkan pelayanan administrasi data, informasi, pengecekan iuran, hingga penanganan pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor. Layanan ini dilakukan secara daring melalui video conference atau zoom meeting yang memudahkan peserta JKN yang jauh dari pusat layanan.
“Tana Toraja sendiri merupakan daerah yang didominasi oleh pegunungan, sehingga beberapa lembang/lembang sulit diakses karena jalan yang curam, sempit, dan berliku-liku. Di daerah seperti Lembang Ratte, jarak dan medan menjadi hambatan besar terutama jalur ke Puskesmas Ratte. BPJS Online memungkinkan kami tetap memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara bagi semua peserta. Melalui kerja sama dengan puskesmas dan lembang, kami dapat memfasilitasi peserta untuk mengurus kebutuhan administrasi JKN cukup dari wilayah mereka, tanpa harus jauh-jauh ke kota,” ujarnya.
Salah satu warga yang memanfaatkan layanan ini adalah Simon Petrus (35). Ia datang untuk mengurus perubahan faskes anaknya, Nada (5), dari Puskesmas Baebunta ke Puskesmas Ratte. Menurutnya, layanan ini sangat membantu, terutama mengingat jarak dan kondisi medan menuju Makale yang memerlukan waktu lama dan biaya tambahan.
“Saya ingin memindahkan faskes anak saya dari Puskesmas Baebunta ke Puskesmas Ratte karena keluarga kami sudah tinggal di sini. Hanya dengan membawa KTP, permintaan saya langsung diproses dengan cepat,” jelas Simon.
Simon juga mengungkapkan rasa senangnya karena layanan ini mempermudah masyarakat di wilayah terpencil untuk mendapatkan pelayanan administrasi JKN.
“Dengan adanya BPJS Online, saya dan warga di Lembang Ratte bisa tetap mengakses layanan JKN. Petugas BPJS Kesehatan juga mengedukasi kami bahwa selain BPJS Online juga ada layanan yang bisa diakses lewat HP saja seperti Aplikasi Mobile JKN, Pandawa, dan Care Center 165. Layanan seperti ini sangat membantu terutama untuk kami yang tinggal jauh dari kota jadi cukup di rumah saja kita bisa mengakses layanan JKN,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan pihak puskesmas dan lembang untuk mempersiapkan sarana pendukung seperti komputer atau laptop dengan jaringan internet. Petugas puskesmas membantu memandu peserta melengkapi dokumen yang dibutuhkan, sehingga proses pelayanan bisa berjalan lancar.
Natalia menegaskan bahwa pendekatan jemput bola seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
“Transformasi layanan digital bukan hanya untuk kota besar, tapi juga untuk wilayah pelosok. Kami ingin memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan hak yang sama, baik di perkotaan maupun di daerah terpencil,” tegasnya.
Dengan adanya BPJS Online di Puskesmas Ratte, warga Lembang Ratte kini tidak perlu lagi terbebani oleh jarak dan medan yang berat untuk mendapatkan layanan administrasi JKN. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa digitalisasi layanan dapat menjangkau masyarakat hingga ke titik terluar, menghadirkan rasa aman, kemudahan, dan kesetaraan bagi seluruh peserta.
