MALRA, PEDOMANMEDIA - Seorang pria asal Desa Ohoijang, Maluku Tenggara kritis usai dibacok berulang kali, Selasa dini hari. Peristiwa pembacokan ini terjadi dalam keributan di sebuah pesta miras.
Korban diketahui bernama Urbanus Tosi Ulahayanan alias Poto (28). Ia menderita luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Kapolsek Kei Kecil Iptu F Solemeda mengatakan, keributan ini dipicu adanya selisih pahan yang terjadi antara 2 orang yang saling berebutan mic karaoke. Keduanya diduga dalam kondisi mabuk.
"Mereka berada di bawah pengaruh miras tradisional (sopi). Salah paham. Lalu rebutsan mic karaoke. Akhirnya terjadi keributan," terang Solemeda.
Solemeda mengungkapkan, korban dibacok dengan parang. Ia menderita luka serius di bagian rusuk depan sebelah kiri, pinggang sebelah kiri, lengan sebelah kanan dan punggung bagian atas.
Kapolsek menuturkan, kejadian bermula saat korban Urbanus Tosi Ulahayanan
bersama 5 (lima) orang rekannya sementara mengonsumsi miras tradisional jenis sopi sambil karaoke di rumah Yoseph Karolus Tanlai Alias`TOCES’ di Kompleks Ohoijang Lampu merah Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).
Sementara minum dan sudah dalam keadaan mabuk, terjadi adu mulut antara ‘ACF (para teman korban dan pelaku_Red) dengan ‘AFT ‘. Mereka kabarnya berebut mic untuk bernyanyi.
AFT, yang tidak terima, kemudian menarik kabel mic dan kabel power sound system dan mengatakan “stop menyanyi sudah, katong duduk minum saja,” demikian keterangan saksi yang kemudiam disampaikan Kapolsek.
Tak selang berapa lama kemudian ‘AFT, melempar botol bir hingga pecah lalu masuk ke dalam kamar sambil melontarkan kata kata makian.
Korban kemudian terlibat perkelahian dengan AFR’ hingga keduanya terjatuh ke lantai, dan kemudian terjadilah aksi pembacokan tersebut
Kapolsek juga menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi yang diterima, setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, AFR (28), kemudian melarikan diri.
Kapolsek menegaskan, agar pelaku segera menyerahkan diri dan tidak membuat kegaduhan lagi.
“Sementara ini, kami pihak polsek akan terus melacak keberadaan dari pelaku dan akan mengamankan pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.
Hingga malam tadi, korban pembacokan masih dirawat intensif di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.
Penulis: Danil Mituduan
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Pesta Miras Cap Tikus Oplosan di Mamuju, 4 Orang Tewas
-
Pesta Miras Oplosan, 4 Pria di Jayapura Tewas
-
Pesta Miras di Makassar Digerebek, 6 Orang Ditangkap
-
Meresahkan, Polisi Diminta Tertibkan Pesta Miras di Desa Baruga Bantaeng
-
Pesta Miras Berujung Keributan, Pria di Makassar Kritis Disabet Parang