Gelar Media Workshop 2025, Kedeputian Wilayah IX BPJS Kesehatan Dorong Sinergi dengan Pers
Rahmad mengatakan, BPJS senantiasa membuka diri untuk berkolaborasi dengan lembaga Kesehatan dan pers.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA — Kedeputian Wilayah IX BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Media Workshop 2025 di Hotel Novotel Makassar, Rabu (21/5/2025). Media Workshop diikuti oleh jajaran Kedeputian BPJS di wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara. Mereka yakni Deputi Wilayah IX BPJS Kesehatan Rahmad
Asri Ritonga, Direktur RS Unhas Andi Muhammad Ichsan dan Ahmad Asy Ari.
Deputi Wilayah IX BPJS Kesehatan Rahmad Asri Ritonga dalam pemaparannya menyinggung pentingnya sinergitas antarpemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan berkualitas. Kata dia, pelayanan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh fasilitas Kesehatan yang memadai, tetapi juga keterbukaan informasi kepada publik.
"Sehingga dibutuhkan kesamaan persepsi dalam membangun pemahaman yang selaras antara BPJS Kesehatan dan para pemangku kepentingan, termasuk media. Dengan sinergitas ini akan terwujud layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," ujar Rahmad.
Rahmad mengatakan, BPJS senantiasa membuka diri untuk berkolaborasi dengan lembaga Kesehatan dan pers.
“Tentunya ini menjadi sebuah kehormatan dan semangat tersendiri bagi kami untuk bisa berkolaborasi. Media workshop ini kami gagas sebagai ruang pertemuan yang hangat, terbuka, dan produktif antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan insan media,” terang Rahmad.
Ia menegaskan, keberhasilan program JKN tidak cukup hanya ditopang oleh kualitas pelayanan kesehatan, namun juga oleh keterbukaan informasi dan kemitraan yang kokoh dengan media. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat.
“Sangat penting untuk menyampaikan informasi secara terbuka, jujur, dan akuntabel. Di sinilah peran media menjadi sangat sentral sebagai mitra strategis kami. Melalui karya jurnalistik yang cermat dan bertanggung jawab, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang benar tentang program JKN,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Rahmad juga menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai inovasi demi meningkatkan kualitas layanan. Ia berharap media dapat turut serta menyuarakan inovasi-inovasi tersebut agar publik memahami bahwa JKN terus bertransformasi untuk lebih baik.
“Capaian dan tantangan yang kami hadapi di lapangan juga perlu kami sampaikan. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan rekan-rekan media dalam menyebarkan informasi positif dan konstruktif tentang program JKN,” jelasnya.
Sementara itu Direktur RS Unhas Andi Muh Ichsan menyoroti pentingnya kerja sama antara BPJS dengan fasilitas Kesehatan agar pelayanan bisa menjangkau secara optimal ke semua strata masyarakat. Andi Ichsan menyebut, RS Unhas selama ini telah mampu mewujudkan pelayanan optimal dengan kolaborasi bersama BPJS.
"Dari waktu ke waktu kita terus memperbaiki kualitas pelayanan dengan bekerja sama dengan BPJS. Meski begitu masih banyak yang harus kita lakukan agar akses pelayanan lebih baik. Terutama pada daerah daerah terpencil," ujarnya.
Andi Ichsan juga memaparkan beberapa pencapaian dari RS Unhas. Termasuk peningkatan fasilitas kesehatan yang kian lengkap dan modern.
Selain mempererat silaturahmi, workshop ini juga menjadi forum untuk mendengarkan masukan dan aspirasi dari insan media terkait pelaksanaan program JKN di wilayah kerja Kedeputian Wilayah IX.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
