TMMD ke-124 di Wajo Masuk Hari ke-9: Kebut Pembangunan Jembatan
Dengan metode kerja bahu-membahu, para personel tampak antusias dan bersemangat menyelesaikan pekerjaan
WAJO, PEDOMANMEDIA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 memasuki hari ke 9. Kali ini program difokuskan pada pembangunan jembatan penghubung antarwilayah.
Kegiatan dipimpin langsung oleh AKP Bahar selaku perwakilan dari Polres Wajo dan Pasiter Kodim 1406/Wajo, Kapten Inf Zabir. Sekitar 15 personel dari Polri turut diterjunkan dalam kegiatan ini bersama dengan 125 personel gabungan dari TNI AD, AU, dan AL.
"Keterlibatan tiga matra TNI serta Polri menjadi gambaran konkret kekompakan aparat negara dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terpencil," ujar Kapten Inf Zabir.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program sasaran fisik TMMD yang ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
"Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, serta menghubungkan antar desa yang sebelumnya terisolasi ketika musim hujan datang," ujarnya.
Sementara itu, AKP Bahar menegaskan bahwa partisipasi Polri dalam TMMD merupakan bagian dari wujud nyata pelayanan kepada masyarakat dan bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan nasional.
“Kami dari Polres Wajo siap bersinergi dalam semua kegiatan TMMD, baik fisik maupun non-fisik. Ini adalah bukti bahwa TNI-Polri solid demi kepentingan rakyat,” ucapnya.
Dengan metode kerja bahu-membahu, para personel tampak antusias dan bersemangat menyelesaikan pekerjaan, meskipun cuaca cukup terik. Beberapa warga juga turut membantu.
Program TMMD ke-124 tahun ini mengangkat tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”. Selain pembangunan jembatan, TMMD Kodim 1406/Wajo juga mencakup berbagai program lain seperti perbaikan jalan, pembangunan drainase, dan penyuluhan sosial kepada masyarakat.
Dengan berjalannya program ini, diharapkan manfaat jangka panjang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan warga, serta meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya gotong royong dalam pembangunan daerah.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
