Pertanggungjawabannya Diduga Fiktif, Inspektorat Didesak Audit Dana Hibah KONI Tator
Ketua KONI Tator membenarkan adanya dana hibah Rp300 juta. Ia mengaku dana itu digunakan untuk transport dan gaji staf.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Inspektorat didesak audit anggaran dana hibah di KONI yang diduga sebagian pertanggungjawabannya fiktif. Dimana, ada beberapa kegiatan yang hanya ditulis di atas kertas semata dan tidak dilaksanakan.
Salah satu narasumber yang engan dimediakan namanya menyatakan bahwa ada beberapa item yang dianggarkan itu diduga pertanggungjawabannya hanya di atas kertas saja
"Dana hibah KONI Rp300 juta diduga laporan pertanggungjawabannya fiktif," katanya.
Tidak hanya itu narasumber yang engan dimediakan namanya itu juga mengatakan bahwa kegiatan KONI tidak berjalan karena pandemi Covid-19.
"Bagaimana mau jalan kegiatannya yang mereka anggarkan kegiatan olahraga baru sekarang orang dilarang adakan kegiatan karena ini pandemi Covid-19," bebernya.
Sementara itu, Ketua KONI Tator Daniel Memba yang dikonfirmasi membenarkan adanya dana tersebut.
"Ia kemarin kami mendapat dana hibah rencananya Rp1 miliar lebih, tapi yang dicairkan hanya Rp300 juta," katanya.
Memba mengaku bahwa anggaran Rp300 juta itu digunakan untuk biaya transport dan gaji staf.
"Jadi angaran Rp300 juta itu kami gunakan untuk kegiatan transport dan gaji staf," jelasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
