Jusrianto : Selasa, 02 Februari 2021 20:38
Pertemuan masyarakat Lembang Balla dengan pemerintah setempat.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Tokoh Masyarakat (Tomas) Lembang Balla, Kecamatan Bittuang sepakat menolak tambang Explorasi Panas Bumi yang rencananya akan dibangun.

Dari hasil pertemuan masyarakat, toko adat, Kapolres, pemerintah, dan tokoh masyarakat Selasa (02/01/2021) yang bertempat di rumah Tongkonan Tondonna mereka sepakat menghentikan sementara pekerjaan tambang explorasi panas bumi.

"Jadi begini pak semenjak dibangunnya ini tambang, kami selaku tokoh masyarakat disini tidak pernah dipertemukan dengan pihak tim survey untuk mensosialisasikan mengenai dengan tambang tersebut," kata Tandiangin selaku Tokoh Masyarakat Lembang Balla.

Tidak hanya itu, Tandiangin juga mengancam bakal melakukan aksi apabila tambang tersebut dipaksakan.

"Kalau ini dipaksakan maka kami akan melakukan aksi, karena Toraja ini rawan langsor, jadi saya tegaskan bahwa tambang tersebut kami akan tolak keras," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tator AKPB Sarlly Sollu mengatakan bahwa untuk sementara pekerjaan ini ditunda sebelum ada sosialisasi dari pihak yang terkait ke masyarakat.

"Saya minta hadir sekarang gabungan tim yang terkait agar datang disini bertemu dengan masyarakat untuk mensosialisasikan mengenai dengan kegiatan ini, supaya mereka paham," ungkapnya.

Sementara itu salah satu tim survey atas nama Dede Liiin mengaku siap pulang kalau masyarakat menolak.

"Kalau memang masyarkat menolak ya mau di apa kami juga siap pulang kok dan kami juga masuk disini melalukan survey atas izin dari pemerintah setempat," jelasnya.